Terkait Rencana Pemegang Saham Utama, GOTO Ungkap Fakta Ini
JAKARTA, Investortrust.id – Manajemen PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengungkapkan terbukanya peluang pemegang saham utamanya untuk melepaskan sahamnya ke depan. Saham yang dilepas adalah saham seri A.
Pernyataan tersebut menjawab pernyataan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi efek GOTO dalam beberapa pekan terakhir.
Baca Juga
TikTok Shop Disebut-sebut Kolaborasi dengan GOTO, Mungkinkah Terwujud?
Berdasarkan data BEI, saham GOTO telah turun sebanyak 23,80% sepanjang Oktober 2023 atau dari level penutupan akhir September 2023 senilai Rp 85 menjadi Rp 64 pada penutupan perdangan saham kemarin.
Sekretaris Perusahaan GOTO RA Koesoemohadiani melalui keterangan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (19/10/2023), mengatakan Melissa Siska Juminto selaku pemegang saham GOTO tidak berniat menjual saham yang dimilikinya di GOTO.
Sementara itu, pemegang saham lainnya Andre Soelistyo memiliki rencana untuk melakukan penjualan saham sampai dengan sejumlah 998,156 juta saham Seri A GOTO (sekitar 10% dari total kepemilikan sahamnya saat ini). Pelaksanaan bisa saja dilakukan dalam jangka waktu menengah.
Baca Juga
BTPN Syariah (BTPS) Cetak Laba Bersih Rp 1 Triliun di Kuartal III-2023
Begitu juga dengan William Tanuwijaya dapat memiliki rencana untuk melakukan penjualan saham sampai dengan sejumlah 3,09 miliar saham seri A GOTO (sekitar 15% dari total kepemilikan sahamnya saat ini) dalam jangka waktu menengah.
“Sedangkan Kevin Aluwi saat ini sudah tidak lagi menjabat sebagai karyawan, pejabat, direktur ataupun komisaris perseroan. Sejak tidak lagi memegang posisi-posisi tersebut di perseroan, Kevin sudah melakukan penjualan saham dalam rangka diversifikasi dan menyeimbangkan kembali portofolio pribadinya. Beliau berencana untuk terus melakukan penjualan atas bagian dari saham Seri A yang dimilikinya di perseroan,” terangnya.

