Terkait Divestasi Saham Link Net (LINK), Manajemen Ungkap Fakta Ini
JAKARTA, investortrust.id – Manajemen PT Link Net Tbk (LINK) mengungkap rencana divestasi saham LINK oleh pemegang saham pengendali masih tahap pertimbangan awal. Hingga kini belum ada keputusan maupun perjanjian terkait keberlanjutan transaksi tersebut.
Berdasarkan data registrasi pemegang saham LINK hingga akhir Juli 2025, Axiata Investments bertindak sebagai pengendali dengan kepemilikan 75,42% saham. Sisanya digenggam PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) sebanyak 19,22% saham, saham treasury 3,9%, dan public 1,46%.
Baca Juga
Negosiasi Caplok Link Net (LINK) Memasuki Babak Akhir, Surge (WIFI) Jadi Kandidat Kuat
Sedangkan pada 26 Agustus 2025, Axiata Investments melaporkan telah melepas sebanyak 4,76% saham LINK dengan harga Rp 3.060, sehingga nilai transaksinya Rp 416,78 miliar. Tujuan transaksi sebagai divestasi saham yang berimbas terhadap penurunan total saham LINK yang dikuasai Axiata dari 75,42% menjadi 70,66%.
Direktur Link Net Yosafat Marhasak menyampaikan hingga kini rencana divestasi masih berada pada tahap pertimbangan awal. “Berdasarkan informasi terakhir yang kami terima dari pemegang saham pengendali, pertimbangan tersebut masih sangat awal dan belum ada keputusan maupun perjanjian terkait keberlanjutan transaksi dimaksud,” ujarnya dalam paparan publik secara daring, Rabu (3/9/2025).
Dia menegaskan, LINK belum dapat memastikan apakah potensi transaksi tersebut akan benar-benar dilaksanakan. Jika terlaksana, belum ada gambaran jelas mengenai ruang lingkup maupun ketentuan yang akan diberlakukan. “Kami telah meminta pemegang saham pengendali untuk terus memberikan pembaruan terkait perkembangan terbaru. Link Net akan menyampaikan pengumuman lebih lanjut apabila terdapat informasi tambahan,” jelasnya.
Baca Juga
Begini Prospek Terbaru Tiga Saham Telko, Pilih TLKM, ISAT, atau EXCL?
Sebelumnya, rumor akuisisi Link Net kembali mencuat setelah Axiata Group melepas sebagian kepemilikan sahamnya. Pada 26 Agustus 2025, Axiata menjual sebanyak 136,20 juta saham atau setara 4,76% dengan harga Rp 3.060 per saham. Dari aksi tersebut, Axiata mengantongi dana sekitar Rp 416,78 miliar.
Dengan penjualan tersebut, kepemilikan Axiata di Link Net berkurang dari 75,42% menjadi 70,66%. Aksi ini disebut sebagai bagian dari strategi divestasi saham yang dilakukan oleh grup telekomunikasi tersebut.

