Bagikan

Samuel Sekuritas Ramal IHSG Bergerak Sideways di Dorong Sentiman Ini

JAKARTA, investortrust.id – PT Samuel Sekuritas meramal Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung bergerak sideways atau datar, pada perdagangan Rabu, (07/02/2024).

“Kami memperkirakan IHSG berpotensi sideways hari ini, seiring dengan sentimen mixed dari pergerakan bursa global dan regional,” ulas Analis PT Samuel Sekuritas.

Pagi ini indeks Nikkei dibuka melemah 0,50% dan Kospi tercatat menguat sebesar 0,58%.   

Baca Juga

Perkiraan Produksi AS Stabil, Harga Minyak Masih Bergerak Naik

Sebelumnya Bursa Amerika Serikat ditutup menguat pada Selasa, (06/02/2024), di mana Dow Jones naik 0,37%, S&P 500 menguat 0,23% dan Nasdaq menguat 0,07%.

“Wall Street ditutup menguat tipis setelah pasar menimbang kapan kemungkinan The Fed akan memangkas suku bunga serta laporan keuangan yang baik dari beberapa perusahaan, seperti Palantir Technologies dan Spotify Technology. Yield UST 10Y turun -1,35% ke level 4.104 dan USD Index turun -0,23% ke level 104,’’ ulas Tim Samuel Sekuritas

Sementara itu pasar komoditas terpantau bergerak mixed pada Selasa (06/02/2023) di mana minyak naik 0,73% ke level US$ 73,31/bbl, batu bara stagnan di level US$ 119,00/ton, nikel -0,29% ke level US$ 15.948, CPO naik 1,11% di level MYR 3.841, dan harga emas naik 0,49% ke level US$ 2,051.40/toz.

Baca Juga

Wall Street di Jalur Hijau, Dow Jones Naik di Atas 100 Poin

Adapun IHSG mengakhiri perdagangan kemarin dengan ditutup di level 7.247.4 (+0,68%) dengan investor asing mencatatkan keseluruhan net buy sebesar Rp 764,7 miliar.

Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 719.8 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing sebesar Rp 44,9 miliar.

Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBRI (Rp 184,4 miliar), BBCA (Rp 128 miliar), dan BMRI (Rp 102,6 miliar).

Sementara net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh GOTO (Rp 137,3 miliar), INCO (Rp 50,4 miliar), dan MDKA (Rp 30,8 miliar).

“Top leading movers emiten BREN, BBRI, BBCA, sementara top lagging movers emiten DCII, DSSA, INCO,’’ urai Analis Samuel Sekuritas.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024