Samuel Sekuritas Ramal IHSG Cenderung Sideways, Begini Analisanya
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramal bergerak mendatar (sideways) pada perdagangan hari ini, Rabu (8/11/2023).
Tim Riset PT Samuel Sekuritas menyebut, gerak sideways IHSG seiring sentimen mixed dari pergerakan bursa global dan regional. Pagi ini indeks indeks Nikkei tercatat dibuka menguat 0,63%, begitu pula dengan indeks Kospi yang menguat 0,85%.
Sementara itu, dini hari WIB, bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat, Dow Jones naik 0,17%, S&P 500 naik 0,28% dan Nasdaq naik 0,90%.
Baca Juga
Harga Turun hingga 71%, Saham Surya Permata (NATO) Digembok Bursa
“Saham-saham teknologi menguat diiringi oleh pelemahan pada imbal hasil US Treasury jangka panjang dan harga minyak global, menandai penguatan beruntun terpanjang bagi S&P 500 dan Nasdaq sejak November 2021,” ulas Tim Samuel dalam riset harian yang dikutip, Rabu (8/11/2023).
Pasar komoditas terpantau bergerak cenderung melemah pada Selasa (07/11), di mana minyak turun 4,55% ke level US$ 77.1/bbl, batu bara naik 0,92% ke level US$ 120,1/ton, nikel minus 2,54% ke level US$ 17,967 dan CPO minus 0,88% di level MYR 3.719. Sedangkan harga emas terpantau melemah 0,49% ke level US$ 1,975/toz.
Baca Juga
Ajukan Rencana Go Private, Saham Nusantara Infrastructure (META) Disuspensi BEI
Sedangkan pasar Asia bergerak cenderung melemah pada Selasa (07/11) yaitu Nikkei -1.34%, Hang Seng -1.65%, Shanghai -0.04%, dan KOSPI -2.33%. IHSG sendiri mengakhiri perdagangan kemarin dengan ditutup di level 6.843.8 (-0.51%) dengan investor asing mencatatkan keseluruhan net sell sebesar Rp 419.8 miliar.
Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 226.4 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net sell asing sebesar Rp 193.4 miliar.
Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh TLKM, BBNI, dan ASII. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBRI, AMRT, dan MEDC.
“Top leading movers emiten BBRI, BREN, AMRT, sementara top lagging movers emiten TLKM, BBCA, BMRI,” urai Samuel.

