Net Sell Berlanjut Rp 406,99 Miliar, Asing Lepas TLKM, BBCA, hingga JSMR
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali membukukan penjualan bersih (net sell) saham sebanyak Rp 406,99 miliar, seiring dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (26/3/2024), sebanyak 12,1 poin (0,16%) menjadi 7.365,66.
Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 494,29 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 197,75 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 145,87 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 40,24 miliar, dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) Rp 38,64 miliar.
Baca Juga
Kementerian BUMN: Kontribusi Kredit BUMN ke UMKM Capai Rp 1.055 Triliun
Sebaliknya lima saham ini torehkan pembelian bersih (net buy) saham terbanyak, yaitu saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 335,77 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 182,64 miliar, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 59,32 miliar, PT Sumber Alfa Energi Tbk (ITMA) Rp 28,69 miliar, dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Rp 20,92 miliar.
Terkait pelemahan indeks hari ini dipengaruhi atas koreksi mayoritas sektor saham, seperti saham sektor transportasi 3,02%, sektor industri 0,57%, sektor properti 0,62%, sektor konsumer non primer 0,35%, dan sektor material dasar 0,38%.
Kondisi berbeda dengan empat sektor saham ini yang justru catatkan penguatan, yaitu saham sektor konsumer primer 0,83%, sektor energi 0,62%, sektor teknologi 0,41%, sektor kesehatan 0,25%, dan sektor keuangan 0,01%.
Meski IHSG koreksi, kedua saham ini cetak lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (IDPR) naik Rp 49 (34,51%) menjadi Rp 191 dan PT Golden Flower Tbk (POLU) menguat Rp 119 (25%) menjadi Rp 595.
Baca Juga
Penguatan juga melanda saham PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) naik Rp 175 (17,95%) menjadi Rp 1.150, PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) naik Rp 30 (13,51%) menjadi Rp 252, dan PT Satria Andalan Prima Tbk (SAPX) naik Rp 70 (10,22%) menjadi Rp 755.
Sebaliknya penurunan melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Wahana Intefood Nusantara Tbk (COCO), PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ), PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA), PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO), dan PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS).
IHSG kembari ditutup berbalik menguat 27 poin (0,38%) menjadi 7.3777 didukung penguatan sebanyak 258 saham. Sedangkan 351 saham melemah dan sebanyak 315 saham tak berupah. Asing mencatatkan penjualan bersih.

