Pertamina Geothermal (PGEO) Siapkan Belanja Modal Rp 8,5 Triliun, Ini Alokasinya
JAKARTA, investortrust.id - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) menyiapkan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar US$ 547 juta atau sekitar Rp 8,5 triliun untuk tahun 2024.
Direktur Keuangan PGEO, Yurizki Rio menyebutkan, dari jumlah tersebut sebanyak 10%-15% di antaranya akan dialokasikan untuk maintenance capex. Adapun sisanya untuk growth capex.
Baca Juga
Usai Laba 2023 Melesat, Pertamina Geothermal (PGEO) Buka-bukaan Target Dividen
“Sumber fund-nya ada dari current facility PGEO. Kalau akusisi nantinya dapat dilaksanakan tahun ini, kita sudah dapat dukungan dari sindikasi kredit perbankan,” kata Rio dalam acara Media Briefing Capaian Finansial 2023 dan Rencana Pengembangan Bisnis 2024 PGEO di Jakarta, Kamis (14/3/2024).
Terkait dengan ekspansi perusahaan, Rio tidak memungkiri pihaknya membutuhkan dana besar hingga US$ 3 miliar untuk melakukannya. Namun, patut dicatat bahwa itu adalah estimasi dana untuk jangka panjang hingga 2029 mendatang.
Baca Juga
Pertamina Siap Salurkan Subsidi Energi Tahun 2024 Senilai Rp 189,1 Triliun
“Betul, dana yang dibutuhkan sampai 2029 kita ada rencana kurang lebih US$ 3 miliar. Di sini sebenarnya US$ 3 miliar itu sudah termasuk rencana yang organik development dan juga potentially merger and acquisition,” sebut Yurizki Rio.
Lebih lanjut Rio memaparkan bahwa sumber pendanaan perusahaannya tersebut berasal dari kombinasi. Mereka akan mengoptimalkan fasilitas PGEO yang sudah ada seperti sindikasi perbankan, hingga penerbitan obligasi untuk pembiayaan kembali.

