Dana IPO di BEI Baru Capai Rp 2,16 Triliun, 9 Perusahaan Masih Antre
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) baru menghimpun dana Rp 2,16 triliun dari penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham tujuh perusahaan hingga 6 November 2026. Di sisi lain terdapat sembilan perusahaan yang masih antre.
“Hingga saat ini terdapat sembilan perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI,” kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Saidu Solihin, dikutip Sabtu (7/11/2026).
Saidu mengungkapkan, klasifikasi aset perusahaan yang berada dalam pipeline mengacu POJK Nomor 53/POJK.04/2017 tentang Pernyataan Pendaftaran dalam Rangka Penawaran Umum dan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu oleh Emiten dengan Aset Skala Kecil atau Emiten dengan Aset Skala Menengah.
Baca Juga
Investor Pasar Modal Capai 33,4 Juta, BEI Ingin Lebih Banyak Perusahaan IPO
Dia menjelaskan, perusahaan yang bakal melantai di bursa itu terdiri atas satu perusahaan aset skala kecil atau di bawah Rp 50 miliar. Ditambah lima perusahaan skala menengah dengan aset Rp 50-250 miliar dan tiga perusahaan skala besar beraset di atas Rp 250 miliar.
Berdasarkan klasifikasi sektornya, menurut Saidu Solihin, calon emiten dari sektor kesehatan mendominasi dengan jumlah empat perusahaan. Selanjutnya ada masing-masing dua perusahaan dari sektor barang baku dan energi yang bersiap melantai di bursa. “Dari sektor keuangan terdapat satu perusahaan,” tutur dia.
Baca Juga
BEI Ungkap 23 Perusahaan Ikut Coaching Clinic IPO, Intip Sektornya
Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberi keterangan bahwa terdapat 23 perusahaan yang menunda IPO karena pertimbangan kondisi ekonomi dan pasar modal domestik.
“IPO pada 2026 ada 38 yang sudah proses tetapi baru tujuh yang efektif. Lalu delapan perusahaan masih dalam proses dan 23 itu memang mereka memutuskan untuk menunda IPO,” jelas Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Agus Firmansyah dalam media gathering pekan lalu.
