BEI: 7 Perusahaan Antre IPO Saham, Mayoritas dari Sektor Kesehatan
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak tujuh perusahaan berada dalam pipeline pencatatan saham hingga 2 Oktober 2026. Mayoritas calon emiten tersebut berasal dari sektor healthcare atau kesehatan.
Berdasarkan pernyataan resmi BEI, sepanjang tahun berjalan hingga 2 Oktober 2026, sebanyak tujuh perusahaan telah mencatatkan saham di BEI dengan total dana yang dihimpun mencapai Rp2,16 triliun.
Baca Juga
Indo Premier Siapkan IPO Saham 6 Emiten Tahun 2027, Bocorkan Aset Segini
Berdasarkan klasifikasi aset yang mengacu pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017, dari tujuh perusahaan yang berada dalam pipeline pencatatan saham, dua perusahaan merupakan perusahaan dengan aset skala kecil, yakni di bawah Rp50 miliar. Kemudian, tiga perusahaan memiliki aset skala menengah, yakni antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar.
Sementara itu, dua perusahaan lainnya merupakan perusahaan dengan aset skala besar, yakni memiliki aset di atas Rp250 miliar. Dari sisi sektor, pipeline pencatatan saham BEI didominasi oleh sektor healthcare dengan empat perusahaan. Selanjutnya, terdapat dua perusahaan dari sektor energy dan satu perusahaan dari sektor industrials.
Baca Juga
Sementara itu, belum terdapat calon emiten dari sektor basic materials, consumer cyclicals, consumer non-cyclicals, financials, infrastructures, properties & real estate, technology, serta transportation & logistics.
Dengan demikian, dari tujuh perusahaan yang berada dalam pipeline pencatatan saham BEI hingga 2 Oktober 2026, sektor healthcare menjadi kontributor terbesar dengan empat calon emiten, disusul energy dan industrials.
