IHSG Ditutup Berbalik Menguat 0,40% Lawan Pasar Global, Saham Big Bank Jadi Motor
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (6/11/2026), berbalik ditutup menguat sebanyak 20,17 poin (0,40%) menjadi 5.050 saat pasar dunia dilanda penurunan tajam. Rentang pergerakan 4.925-5.050 dengan nilai transaksi Rp 7,52 triliun.
Kenaikan indeks ditopang penguatan sejumlah saham big cap penyumbang utama IHSG, yaitu kenaikan saham BBCA, BBRI, BMRI, BBNI, BRIS, hingga ICBP. Kenaikan juga ditopang penguatan saham UNVR, ASII, hingga INCO.
Baca Juga
Secara sektor saham penguatan ditopang kenaikan saham sektor keuangan 1,52% dan sektor konsumer non primer 0,83%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor material dasar melemah 2,46%, sektor energi turun 1,02%, sektor teknologi turun 3,16%, sektor infrastruktur turun 1,17%, sektor transportasi melemah 0,94%, sektor property turun 0,42%, sektor kesehatan turun 0,34%, sektor industry turun 0,69%, sektor konsumer primer turun 0,44%.
Sedangkan beberapa saham dengan kenaikan harga paling pesat hari ini, yaitu saham AIMS naik 25% menjadi Rp 1.175, POLU naik 19,93% menjadi Rp 8.875, SMDM naik 16,32% menjadi Rp 442, KSIX menguat 15,79% menjadi Rp 396, dan DUTI menguat 12,59% menjadi Rp 4.740.
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 110,49 poin (2,25%) mencapai 5.030 disertai dengan pemodal asing berbalik merealisasikan penjualan bersih (net sell) bernilai Rp 65,54 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBRI senilai Rp 176,30 miliar, BMRI senilai Rp 171,77 miliar, dan ARCI bernilai Rp 51,76 miliar.
Baca Juga
Penguatan IHSG didukung atas kenaikan mayoritas sektor saham, seperti sektor material dasar 3,78%, sektor industry 2,81%, konsumer non primer naik 2,43%, konsumer primer naik 1,06%, sektor keuangan menguat 1,35%, sektor kesehatan naik 1,12%, energi menguat 0,38%, sektor infrastruktur naik 0,18%, sektor property naik 0,72%, dan sektor transportasi 0,05%.
Sejalan dengan lompatan tersebut, saham berikut catatkan penguatan pesat, yaitu BAJA naik 34,72% menjadi Rp 194, BELL naik 34,55% menjadi Rp 74, MKNT naik 33,33% menjadi Rp 32, UVCR naik 32,48% menjadi Rp 208, MSKY naik 25,93% menjadi Rp 34, BELL naik 30,91% menjadi Rp 72, AGAR naik 25% menjadi Rp 1.250, YUPI naik 24,73% menjadi Rp 1.135, dan AIMS naik 24,50% menjadi Rp 940.
