IHSG Masih Rawan Terkoreksi, Cermati Saham Rekomendasi BEST, JPFA, MEDC, dan UNTR
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,1% ke 6.932 kemarin dan masih didominasi oleh volume pembelian. Namun, selama belum mampu menembus 7.055, pergerakan indeks masih rawan terkoreksi. Pada perdagangan hari ini, analis teknikal merekomendasikan sejumlah saham layak dicermati investor, yakni Bekasi Fajar Industrial Estate (BEST), Japfa Comfeed Indonesia (JPFA), Medco Energi Internasional (MEDC), dan United Tractors (UNTR).
"IHSG menguat 0,1% ke 6.932 kemarin dan penguatan IHSG mampu menguji area MA20. Namun, selama indeks belum mampu menembus 7.055, maka pergerakannya diperkirakan sedang berada pada bagian wave c dari wave (ii), sehingga masih rawan terkoreksi untuk menguji rentang area 6.747-6.820," kata Head of Research Retail MNC Sekuritas T Herditya Wicaksana, Jakarta, Kamis (12/10/2023).
Baca Juga
Imbal Hasil Treasury 10-tahun Menurun Meski Indeks Produsen Naik
Saham-Saham Pilihan
Pria yang akrab disapa Didit itu menjelaskan lebih lanjut rekomendasi saham pilihan MNC Sekuritas sebagai berikut.
BEST - Buy on Weakness
BEST menguat 1,9% ke Rp 157 kemarin disertai dengan peningkatan volume pembelian, namun penguatan BEST tertahan oleh MA20. Selama BEST masih mampu berada di atas Rp 151 sebagai stop loss-nya, maka posisi BEST saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave 5.
Buy on weakness: Rp 153-156
Target price: Rp 166, Rp 178
Stop loss: di bawah Rp 151
JPFA - Buy on Weakness
JPFA terkoreksi 1,5% ke Rp 1.305 kemarin disertai dengan munculnya volume penjualan. Posisi JPFA diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave 3, sehingga JPFA masih rawan melanjutkan koreksinya dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on weakness: Rp 1.255-1.300
Target price: Rp 1.395, Rp 1.475
Stop loss: di bawah Rp 1.220
Baca Juga
Harga Emas Naik Terimbas Penurunan Yield Obligasi AS dan Risalah Terbaru The Fed
MEDC - Buy on Weakness
MEDC bergerak flat ke Rp 1.465 kemarin dan masih didominasi oleh volume penjualan. Selama masih mampu bergerak di atas Rp 1.305, maka posisi MEDC diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (ii) dari wave [v]. Hal tersebut berarti koreksi MEDC dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on weakness: Rp 1.350-1.435
Target price: Rp 1.515, Rp 1.600
Stop loss: di bawah Rp 1.305
UNTR - Buy on Weakness
UNTR terkoreksi 2,2% ke Rp 26.275 kemarin dan disertai munculnya volume penjualan. Diperkirakan, posisi UNTR sedang berada pada bagian wave (B), sehingga masih rawan melanjutkan koreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on weakness: Rp 24.700-26.000
Target price: Rp 28.000, Rp 29.875
Stop loss: di bawah Rp 24.475
(Disclaimer On)

