IHSG Bisa Rebound Teknikal Hari Ini, Tiga Saham Dipimpin INDF Layak Dipantau
JAKARTA, investortrust.id –Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (4/11/2026), berpeluang technical rebound setelah terkoreksi tajam dengan rentang pergerakan 4.830-4.962. Tiga saham INDF, ASII, dan MPMX direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa pergerakan indeks akan dipengaruhi perhatian terhadap perkembangan sentimen global, khususnya hasil Pemilu Sela AS yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan pemerintahan Trump dan sentimen risiko pasar.
Baca Juga
Ilham Habibie: Kekuasaan Tanpa Kontrol Menjebak Pemimpin dalam Egonya Sendiri
Selain itu, pergerakan indeks akan dipengaruhi perkembangan harga minyak Brent yang sempat turun lebih dari 7% sebelum kembali naik ke sekitar US$105 per barel akibat laporan eskalasi konflik di kawasan Teluk. Pasar juga akan menantikan rilis data tenaga kerja dan aktivitas ekonomi AS sepanjang pekan ini.
“Secara teknikal, IHSG mengalami breakdown setelah menembus support 4.962 dan membentuk bearish candle dengan posisi penutupan dekat level terendah harian. MACD masih negatif dan melebar ke bawah, dengan garis MACD (-292) berada di bawah signal line (-265), sementara harga jauh di bawah MA20 (5.482),” tulisnya.
Terkait saham pilihan, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham INDF dengan target harga Rp 6.600-6.700, ASII dengan target harga Rp 4.870-4.940, dan MPMX dengan target harga Rp 1.048-1.060.
Baca Juga
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 192,54 poin (3,78%) menjadi 4.904 disertai dengan pemodal asing merealisasi penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 475 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBRI senilai Rp 310,06 miliar, ANTM senilai Rp 94,10 miliar, BUMI mencapai Rp 64,07 miliar.
Kejatuhan IHSG dipengaruhi kejatuhan seluruh saham big cap, seperti BBRI, BMRI, BBNI, hingga BBCA. Penurunan juga melanda saham BRPT, TLKM, ANTM, TINS, TPIA, ENRG, BUMI, hingga MDKA. Tekanan juga datang dari kejatuhan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar jatuh 6%, sektor energi melemah 4,38%, sektor industry 3,80%, sektor konsumer non primer 2,61%, sektor konsumer primer 3,59%, sektor keuangan 2,07%, sektor property 3,78%, sektor teknologi 1,92%, sektor infrastruktur 3,61%, sektor transportasi 3,90%.
Meski IHSG jatuh, sejumlah saham berikut catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham TMPO anjlok 34,48% menjadi Rp 234, MKNT melemah 28,57% menjadi Rp 18, AIMS turun 24,49% menjadi Rp 605, dan BSWD naik 19,81% menjadi Rp 9.675. Lompatan juga melanda saham BLTZ, KINO, TIRA, dan GOLD lebih dari 10%.
