Valbury Perkuat Akses Investasi Global, Nasabah Tumbuh 70%
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Valbury Asia Futures, perusahaan pialang berjangka di Indonesia meraih pertumbuhan jumlah nasabah baru yang mencapai 138.578 hingga September 2026 atau meningkat sekitar 70% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi global. Valbury pun memperkuat ekosistem digital terintegrasi untuk memperluas akses nasabah Indonesia terhadap berbagai kelas aset di pasar internasional.
Untuk itu, Valbury meraih penghargaan Indonesia’s Best Broker for Global Asset Classes 2026 dalam ajang CNBC Indonesia Awards 2026 di Jakarta. Penghargaan tersebut diterima langsung Presiden Direktur Valbury Nino Limantara di tengah
Baca Juga
Valbury Perkuat Literasi Keuangan Anak melalui Program Literaton di 20 Sekolah Dasar
Nino Limantara mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses pasar global yang lebih mudah, transparan, dan terintegrasi.
“Pertumbuhan jumlah nasabah sepanjang tahun ini juga menunjukkan semakin besarnya kebutuhan masyarakat terhadap akses ke berbagai peluang di pasar global. Fokus kami adalah memastikan akses tersebut didukung oleh sistem, kepatuhan, transparansi, serta layanan yang dapat diandalkan,” ujar Nino dalam keterangannya, Selasa (3/11/2026).
Sepanjang 2026, Valbury terus memperkuat ekosistem multi-aset dengan menyediakan akses ke berbagai instrumen investasi, mulai valuta asing atau forex, indeks, komoditas, hingga saham perusahaan Amerika Serikat dan Exchange-Traded Fund (ETF), yaitu produk investasi yang diperdagangkan di bursa dan umumnya mengikuti kinerja indeks atau kumpulan aset tertentu. Untuk transaksi saham Amerika Serikat, Valbury juga menghadirkan fitur transaksi fraksional yang memungkinkan nasabah mendapatkan eksposur terhadap saham global mulai dari US$ 1.
Perusahaan turut menyediakan ekosistem pendanaan dalam denominasi rupiah melalui virtual account, dompet digital, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), serta fitur Instant Withdrawal yang memungkinkan nasabah menarik dana secara instan sesuai ketentuan layanan.
Valbury juga menempatkan kepatuhan dan transparansi sebagai bagian dari pengembangan bisnis. Pada awal 2026, perusahaan kembali memperoleh Rating A+++ dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), lembaga pemerintah yang mengawasi perdagangan berjangka komoditi di Indonesia.
Untuk transaksi saham global, Valbury menggunakan skema Penyaluran Amanat Nasabah ke Bursa Berjangka Luar Negeri (PALN). Dalam mekanisme tersebut, kontrak saham didukung oleh saham terkait yang ditempatkan melalui akun pialang di Alpaca Securities LLC, perusahaan broker-dealer di Amerika Serikat yang berada di bawah pengawasan Financial Industry Regulatory Authority (FINRA).
Mekanisme transaksi tersebut juga mengacu pada National Best Bid and Offer (NBBO), yakni sistem yang mengacu pada harga penawaran beli dan jual terbaik di pasar saham Amerika Serikat. Sementara itu, transaksi dicatat dan dilaporkan melalui Bursa Berjangka Jakarta (BBJ).
Perkuat Ekosistem Digital dan Pengalaman Nasabah
Pertumbuhan nasabah juga diikuti pengembangan pengalaman pengguna di seluruh ekosistem digital Valbury. Hingga 2026, aplikasi Valbury telah mencatat lebih dari 500.000 unduhan di Google Play.
Perusahaan mengintegrasikan proses electronic know your customer (e-KYC), yaitu verifikasi identitas nasabah secara elektronik, dengan perangkat analisis pasar seperti TradingView. Valbury juga menyediakan materi edukasi dan laporan riset fundamental untuk membantu nasabah memahami kondisi pasar sebelum mengambil keputusan investasi.
Baca Juga
Inilah Daftar Pialang Berjangka Peringkat Atas Versi Bappebti, Ada Valbury dan Finex
Pengembangan layanan digital tersebut turut didukung oleh layanan nasabah yang beroperasi selama 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu. Berdasarkan data internal perusahaan hingga September 2026, layanan tersebut mencatat rata-rata waktu respons 26 detik dengan Customer Satisfaction Score (csat) atau skor kepuasan pelanggan sebesar 88,40%.
Nino mengatakan pertumbuhan jumlah nasabah menjadi landasan bagi Valbury untuk terus memperkuat inovasi dan kualitas layanan seiring meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap diversifikasi aset.
“Ke depan, kami ingin terus membangun ekosistem yang tidak hanya memberikan pilihan instrumen yang semakin luas, tetapi juga memberikan rasa percaya diri bagi nasabah melalui transparansi, teknologi, edukasi, dan layanan yang terus kami tingkatkan,” kata Nino.
