Hindari Investasi Bodong hingga Judi Online, Valbury Perkuat Literasi Keuangan sejak Dini
JAKARTA, investortrust.id – PT Valbury Asia Futures berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi keuangan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Salah satu komitmen tersebut diwujudkan melalui Sekolah Berdaya PiBo dan Valbury 2024.
Valbury menggandengPiBo, sebuah platform solusi pembelajaran literasi yang menyediakan pengalaman belajar menyenangkan dan berpusat pada anak usia 4-12 tahun, tertarik untuk meningkatkan keterampilan literasi keuangan masayarakat, sehingga tidak terjebak pada investasi bodong hingga judi online.
Baca Juga
OCBC Singapura, MUFG, CIMB dan Maybank Malaysia, hingga SMBC Dikabarkan Bersaing Rebut PaninBank
Literasi keuangan ini juga bertujuan untuk meningkatkan minat baca siswa dengan memberikan akses premium akun sekolah PiBo, meningkatkan literasi finansial siswa dengan penerapan modul ajar bertema literasi finansial, memberdayakan guru dengan harapan dapat meningkatkan kompetensi dalam melaksanakan pembelajaran, serta membangun sekolah yang berdaya dalam menerapkan pembelajaran yang inovatif.
Head of Marketing & Communication Valbury Caroline Haryono mengatakan, guru sebagai ujung tombak dunia pendikan ternyata masih banyak menjadi korban investasi bodong hingga judi online. “Keprihatinan ini mendorong Valbury tergerak untuk mengedukasi literasi keuangan sehingga mereka bisa terhindar dari invstasi bodong ke depan,” ujarnya dalam penjelasan resminya di Jakarta, Rabu (11/12/2024).
Kegiatan ini, terang dia, juga bagian dari program #ValburyBerbagi, yaitu bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia, khususnya bagi para tenaga pengajar dan anak-anak di tingkat sekolah dasar guna mencapai kesejahteraan finansial. “Kami berharap kegiatan ini dapat mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” terangnya.
Baca Juga
Pasar Eropa Melemah, Hentikan Kenaikan Delapan Sesi Beruntun
Sementara itu, BD Director PT PiBo Media Anak (PiBo) Aisha Habir mengatakan, kegiatan ini tidak hanya memperkuat literasi finansial di tingkat SD, tetapi memberdayakan guru dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif. “Kami bersyukur atas kesempatan untuk berkolaborasi dengan Valbury dalam menghadirkan literasi finansial dengan cara yang bermakna dan menyenangkan," kata Aisha Habir.
Melalui pemberian akses premium ke platform PiBo selama tiga bulan, dia mengatakan, guru dan siswa dapat belajar secara mandiri dan kolaboratif. Setelah dua kali pelatihan, guru memiliki waktu satu bulan untuk menerapkan Modul Ajar Literasi Finansial berbasis buku cerita serta melakukan Praktik Baik kepada seluruh siswa kelas 4 dalam pembelajaran di kelas, sehingga siswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang keuangan dan finansial secara umum.
Baca Juga
IHSG Rabu (11/12/2024) Berpeluang Lanjutkan Penguatan, Tiga Saham Ini Direkomendasikan Beli
Koordinator Kesiswaan SDN Pondok Kacang Barat 03 Wiwik Budiasih mengungkapkan, kegiatan ini bermanfaat bagi warga sekolah, siswa, guru, dan orang tua. Begitu juga dengan Kepala Sekolah SDN Jurangmangu Timur 02 Aminah mengakui manfaat positif program tersebut.
Begitu juga dengan Nelly Situmorang, Guru SDN Pondok Kacang Barat 03, mengatakan bahwa program Sekolah Berdaya Bersama Valbury dan PiBo bermanfaat dalam mengelola keuangan dan membuka pemikiran untuk masa depan apa yang harus dilakukan. Selain itu program ini bisa menemukan cara yang pas dalam mengajar minat baca pada peserta didik di era digital, termotivasi untuk selalu berfikir dan banyak belajar dari bacaan yang menarik.

