IHSG Dibuka Menguat ke Atas 5.100, Saham BSWD Kembali Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (3/11/2026), dibuka menguat 17 poin (0,34%) menjadi 5.112. Penguatan tersebut sejalan dengan penguatan nilai tukar rupiah.
Kenaikan juga didukung penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar, konsumer non primer, keuangan, kesehatan, infrastruktur, dan teknologi. Sebaliknya sektor energi, industry, teknologi, dan konsumer primer turun.
Baca Juga
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat pagi ini, yaitu saham MKNT naik 28,57% menjadi Rp 18, AIMS naik 24,49% menjadi Rp 605, TMPO naik 24,99% menjadi Rp 214, PPRE menguat 21,54% menjadi Rp 79, dan BSWD menguat 19,81% menjadi Rp 9.675.
Kemarin, IHSG ditutup menguat 39,78 poin (0,79%) menjadi 5.096,83 disertai dengan pemodal asing melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 112,48 miliar, terbanyak disumbangkan BMRI senilai Rp 157,88 miliar, BBCA mencapai Rp 116,14 miliar, dan AADI mencapai Rp 109,54 miliar.
Baca Juga
Aluminium Jadi Mesin Uang Baru, Saham Alamtri Minerals (ADMR) Ditargetkan Menuju Level Ini
Kenaikan indeks kemarin ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor material dasar naik 2,12%, sektor energi naik 1,53, sektor infrastruktur naik 1,40%, %, sektor industry naik 0,76%, dan sektor keuangan naik 0,39%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan 0,64%, sektor property turun 0,22%, sektor teknologi melemah 0,16%, dan sektor transportasi turun 0,12%.
Adapun saham dengan kenaikan signifikan, yaitu saham DFAM naik 33,93% menjadi Rp 75, MKNT naik 27,27% menjadi Rp 14, ROCK naik 24,73% menjadi Rp 2.270, AKPI naik 24,51% menjadi Rp 635, dan BLTA menguat 17,86% menjadi Rp 33.
