IHSG Dibuka Anjlok 0,44%, Sebaliknya Saham BSWD dan PTSP Melambung
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (15/10/2026), dibuka anjlok 25,89 poin (0,44%) menjadi 5.917. Penurunan sejalan dengan pelemahan pasar saham dan penurunan rupiah.
Penurunan juga dipicu atas koreksi hampir seluruh sektor saham, seperti material dasar, industry, energi, konsumer non primer, infrastruktur, property, keuangan, konsumer primer, kesehatan, hingga transportasi.
Baca Juga
Total (TOTL) Bidik Cuan dari Proyek Data Center, Target Harga Saham Segini
Meski IHSG anjlok, penguatan pesat melanda sejumlah saham berikut. Di antaranya, saham BSWD melesat 25% menjadi Rp 4.500, PTSP naik 24,72% menjadi rp 1.665, dan TFCO menguat 24,61% menjadi Rp 1.985. Kenaikan juga melanda saham ARTA 22,76% menjadi Rp 3.290.
Kemarin, IHSG ditutup rebound tipis hanya 17,04 poin (0,29%) menjadi 5.943.Sebaliknya pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham jumbo Rp 1,13 triliun di seluruh pasar dengan penyumbang utama BYAN senilai Rp 1,12 triliun.
Baca Juga
Wilton Makmur (SQMI) Umumkan Perubahan Pengendali, Ini Sosok Penggantinya
Penguatan didorong kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor industry naik 0,36%, sektor konsumer non primer naik 0,41%, sektor material dasar naik 0,05%, sektor teknologi menguat 2,76%, sektor proeprti naik 1,78%, sektor kesehatan naik 0,29%, sektor transportasi naik 0,22%, dan sektor keuangan menguat 0,06%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor energi 0,59%, sektor konsumer primer melemah 0,72%, dan sektor infrastruktur melemah 0,19%.
Sejalan dengan kenaikan tersebut, enam saham berikut berhasil cetak penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham TRON naik 34,67% menjadi Rp 101, SONA naik 25% menjadi Rp 3.450, BLTZ naik 24,93% menjadi Rp 4.210, BIKE menguat 24,92% menjadi Rp 4.160, PTSP naik 24,77% menjadi Rp 1.335, dan ARTA naik 24,65% menjadi Rp 2.680
