Pendapatan MR.D.I.Y. Indonesia Tumbuh 24,5% pada 9 Bulan 2026, Laba Bersih Naik 12,9%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) atau MR.D.I.Y. Indonesia membukukan pendapatan sebesar Rp7,2 triliun sepanjang Januari-September 2026. Capaian tersebut tumbuh 24,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/YoY). Sementara itu, laba bersih perseroan meningkat 12,9% menjadi Rp894,3 miliar.
Pertumbuhan kinerja MR.D.I.Y. Indonesia didukung oleh meningkatnya jumlah transaksi pelanggan dan perluasan jaringan toko di berbagai wilayah. Sepanjang sembilan bulan pertama 2026, jumlah transaksi pelanggan meningkat 23,3%. Perseroan juga mencatatkan laba kotor sebesar Rp3.686,2 miliar atau tumbuh 15,1% secara tahunan.
Peningkatan transaksi tersebut sejalan dengan kecenderungan masyarakat yang semakin cermat dalam mengelola anggaran rumah tangga. Pelanggan juga semakin mempertimbangkan lokasi toko yang dekat dengan pusat kegiatan mereka untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Presiden Direktur MR.D.I.Y. Indonesia Edwin Cheah mengatakan, perubahan perilaku konsumen tersebut menjadi salah satu peluang bagi perseroan untuk memperluas jangkauan layanan dengan menawarkan produk yang relevan dan terjangkau.
“Pelanggan Indonesia kini semakin cermat dalam membelanjakan setiap rupiahnya dan banyak yang beralih mencari pilihan dengan nilai terbaik untuk kebutuhan sehari-hari. Di sinilah MR.D.I.Y. hadir, dan kami berterima kasih atas kepercayaan semakin banyak keluarga yang menjadikan kami sebagai peritel pilihan mereka,” ujar Edwin dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (31/10/2026).
Dia menegaskan, perseroan akan terus menghadirkan toko yang lebih dekat dengan tempat tinggal pelanggan sekaligus menyediakan produk-produk yang relevan dengan harga terjangkau.
Baca Juga
“Misi kami tetap konsisten, yaitu terus menghadirkan toko lebih dekat dengan tempat tinggal pelanggan serta menyediakan produk-produk relevan dengan harga terjangkau setiap harinya. Selama kami mampu mewujudkannya, pertumbuhan akan berjalan beriringan,” katanya.
Ekspansi Jaringan MR.D.I.Y. Indonesia
Untuk memperluas jangkauan pasar, MR.D.I.Y. Indonesia membuka 72 toko baru pada kuartal III 2026 atau periode Juli-September. Dengan tambahan tersebut, perseroan telah membuka 202 toko sepanjang Januari-September 2026. Jumlah itu setara dengan 75% dari target pembukaan setidaknya 270 toko baru sepanjang tahun ini.
Hingga 30 September 2026, jaringan MR.D.I.Y. Indonesia telah mencapai 1.416 toko yang tersebar di 37 provinsi di Indonesia. Meskipun Jawa dan Sumatra masih menjadi pasar terbesar, pembukaan toko baru pada kuartal III 2026 paling banyak dilakukan di Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.
Perseroan menyatakan mampu membuka lebih dari 20 toko setiap bulan berkat pengalaman dan keahlian dalam menentukan lokasi. Ekspansi tersebut diharapkan membuat gerai MR.D.I.Y. semakin dekat dengan masyarakat di berbagai wilayah Tanah Air.
Setiap toko MR.D.I.Y. Indonesia menyediakan lebih dari 18.000 jenis produk yang terbagi dalam 10 kategori. Dengan ragam produk tersebut, pelanggan dapat memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga dalam satu tempat. Perseroan terus menjadikan konsep Hemat, Lengkap, dan Dekat sebagai pedoman dalam menentukan pilihan produk maupun strategi ekspansi.
Selain harga yang terjangkau, kenyamanan berbelanja juga menjadi perhatian perseroan. Setelah memperoleh respons positif dari pelanggan terhadap format baru di sejumlah toko yang telah direnovasi, MR.D.I.Y. Indonesia berencana menerapkan format tersebut pada toko freestanding atau toko yang berdiri sendiri yang akan dibuka selanjutnya.
Toko ke-1.400 yang berlokasi di Tebet, Jakarta Selatan, telah menggunakan format baru tersebut. Konsep ini menghadirkan ruang belanja yang lebih terang dan nyaman, dengan tetap mempertahankan proposisi nilai Hemat yang menjadi bagian dari strategi perseroan.
Efisiensi Operasional dan Kinerja Keuangan
Di sisi operasional, MR.D.I.Y. Indonesia mengandalkan pusat distribusi, sistem logistik terintegrasi, serta pemantauan inventaris otomatis untuk memastikan ketersediaan barang di seluruh jaringan toko. Sistem tersebut membantu perseroan menjaga kesesuaian stok setiap toko dengan kebutuhan pelanggan di wilayah masing-masing.
Selain itu, proses pengadaan barang yang terkoordinasi dan hubungan jangka panjang dengan para pemasok turut memperkuat skala ekonomi perseroan. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga harga produk tetap terjangkau bagi pelanggan.
Dari sisi keuangan, perseroan mempertahankan kondisi neraca yang sehat. Per 30 September 2026, gearing ratio MR.D.I.Y. Indonesia tercatat sebesar 0,3 kali. Posisi tersebut memberikan ruang bagi perseroan untuk terus mendanai ekspansi bisnis.
Direktur sekaligus Chief Financial Officer MR.D.I.Y. Indonesia Rika Juniaty Tanzil mengatakan, perseroan tetap menerapkan disiplin pengelolaan biaya di tengah pertumbuhan bisnis.
“Di tengah pertumbuhan bisnis, kami terus mengelola biaya secara disiplin. Disiplin ini memungkinkan kami untuk terus memberikan manfaat nyata bagi pelanggan melalui proposisi nilai Hemat, Lengkap, dan Dekat, sekaligus melanjutkan investasi untuk menghadirkan MR.D.I.Y. lebih dekat dengan masyarakat di seluruh Indonesia,” ujar Rika.
