BEI Respons Wacana Bikin Rating Sendiri, Tegaskan Koordinasi dengan Pemerintah
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) merespons wacana Indonesia menyusun dan menentukan pemeringkatan pasar modal secara mandiri. BEI menegaskan terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), untuk memperkuat pasar modal nasional.
“Seperti yang disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi ke media, pada prinsipnya kami menghargai dan menerima masukan dari semua pihak, yang pada dasarnya tentu bentuk perhatian dan untuk kebaikan pasar modal,” kata Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi kepada wartawan melalui pesan singkat, Selasa (27/10/2026).
Iding menekankan, BEI tetap berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pemerintah maupun DPR dalam upaya memperkuat pasar modal Indonesia. “BEI selalu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan semua pihak, termasuk DPR dan pihak pemerintah,” tuturnya.
Baca Juga
IHSG Menguat Menuju 5.400, Mayoritas Sektor Saham di Zona Hijau Pagi Ini
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengusulkan agar Indonesia menyusun dan menentukan pemeringkatan pasar modalnya sendiri. Usulan tersebut disampaikan melalui unggahan di akun Instagram resminya, @sufmi_dasco, pada Sabtu (24/10/2026).
“Di Bursa kita, bersama akan kita buat dan tentukan rating kita sendiri. Kita bersatu, bergerak dan berjuang. Menuju Bangsa Pemenang!” tulis Dasco.
Wacana tersebut muncul di tengah evaluasi penyedia indeks global MSCI terhadap pasar modal Indonesia. Pada 16 Oktober 2026, MSCI mengumumkan konsultasi mengenai kemungkinan penurunan status Indonesia dari kategori Emerging Market menjadi Standalone Market.
Menanggapi usulan pemeringkatan mandiri tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelumnya menyatakan akan melakukan koordinasi lebih lanjut.
Baca Juga
BBNI Cetak Laba Bersih Rp 16,15 Triliun hingga September 2026, Tumbuh 6%
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan, pihaknya menyambut baik dukungan dan koordinasi dari berbagai pihak untuk memperkuat pasar modal Indonesia.
“Untuk hal yang spesifik seperti yang ditanyakan, nanti pada waktunya kami akan koordinasi lebih lanjut ya,” kata Hasan kepada awak media di Gedung BEI, Jakarta, Senin (26/10/2026).
Hasan menambahkan, masukan positif dari berbagai pihak dapat membantu memperkuat kondisi pasar modal nasional di tengah upaya pembenahan dan peningkatan kredibilitas pasar.
