IHSG Ditutup Berbalik Naik, Saham BABY, SSMS, dan TPIA Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (23/1/2024), berbalik menguat tipis sebanyak 8,3 poin (0,11%) menjadi 7.256,23. IHSG bergerak dalam rentang 7.201,83-7.248,20 dengan nilai transaksi Rp 9,44 triliun.
Kondisi tersebut berbeda dengan penutupan sesi I, yaitu IHSG terkoreksi 23,82 poin (0,33%). Pembalikan arah tersebut ditopang penguatan seluruh saham emiten Prayogo Pangestu.
Baca Juga
Ikut Jejak Komut, Dirut Ini Rajin Tambah Saham Mandiri Herindo (MAHA)
Penguatan indeks ditopang kenaikan saham sektor material dasar 0,48%, sektor infrastruktur 0,12%, sektor konsumer primer 0,08%, dan sektor keuangan 0,05%.
Sebaliknya penurunan melanda saham sektor transportasi melemah 1,92%, sektor properti 1,21%, sektor industru 1,19%, sektor teknologi turun 0,69%, dan sektor kesehatan 0,59%.
Sedangkan lima saham ini torehankan penguatan harga hingga akhir sesi, yaitu saham PT Multi Trend Indo Tbk (BABY) naik Rp 56 (32,94%) menjadi Rp 226, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) naik Rp 170 (17,17%) menjadi Rp 1.160, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) naik Rp 710 (14,82%) menjadi Rp 5.500, PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) naik Rp 9 (13,85%) menjadi Rp 74, dan PT Inter Delta Tbk (INTD) naik Rp 18 (13,33%) menjadi Rp 153.
Baca Juga
OJK: Modal Ventura masih Belum Optimal Genjot Pembiayaan UMKM
Sebaliknya pelemahan melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS), PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA), PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA), dan PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE).
IHSG kemarin ditutup berbalik menguat 20,53 poin (0,28%) menjadi 7.247,93. Pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 311,39 miliar.
Begitu juga dengan bursa saham Wall Street kembali ditutup menguat ke level tertinggi baru dengan kenaikan tertinggi melanda Dow Jones naik 0,36%, indeks Nasdaq menguat 0,32%, dan indeks S&P melesat 0,22%.

