FLOQ Jajaki Integrasi Layanan Perdagangan Aset Digital di Ekosistem Telkomsel
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Platform perdagangan aset digital FLOQ dan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) menjajaki integrasi layanan aset digital ke dalam ekosistem aplikasi Telkomsel. Penjajakan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) pada Kamis (22/10/2026).
Penandatanganan MoU dilakukan dalam rangkaian The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta. Kerja sama ini bertujuan mengeksplorasi peluang perluasan akses masyarakat terhadap layanan aset digital melalui ekosistem digital Telkomsel.
Melalui kesepakatan tersebut, kedua perusahaan akan mengkaji sejumlah peluang kerja sama, termasuk potensi integrasi layanan FLOQ ke dalam aplikasi yang dikembangkan Telkomsel, pengembangan fitur Mini Trade bagi pengguna pemula, serta pemanfaatan Telkomsel POIN untuk saldo atau voucher terkait layanan FLOQ.
Penjajakan juga mencakup peluang pemasaran bersama dan pemanfaatan jaringan distribusi Telkomsel untuk mendukung pengembangan layanan digital. Implementasi berbagai inisiatif tersebut akan mempertimbangkan kebutuhan pelanggan dan kesiapan masing-masing perusahaan.
CEO dan Founder FLOQ Yudhono Rawis mengatakan, kolaborasi ini menjadi langkah awal untuk menghubungkan akses aset digital dengan layanan digital yang digunakan masyarakat sehari-hari.
"Telkomsel memiliki jangkauan pelanggan dan ekosistem digital yang luas, sedangkan FLOQ menyediakan infrastruktur, produk, dan edukasi untuk membantu masyarakat memahami aset digital," ujarnya di Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Baca Juga
Adopsi Bitcoin Indonesia Tembus 18%, Transaksi FLOQ Ikut Naik 15%
Sementara itu, Chief Sales Officer Telkomsel Stanislaus Susatyo mengatakan, penjajakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan memperluas manfaat ekosistem digital melalui kolaborasi dengan penyedia layanan yang relevan bagi pelanggan.
Selain integrasi layanan, kedua perusahaan juga akan menjajaki program edukasi dan literasi aset digital. Inisiatif ini ditujukan untuk membantu masyarakat memahami karakteristik, potensi pemanfaatan, dan risiko investasi aset digital.
FLOQ merupakan platform perdagangan aset digital yang menyatakan telah mengantongi izin dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Perusahaan tersebut memiliki lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar, dua juta unduhan aplikasi, dan menyediakan akses ke lebih dari 100 aset digital.
Baca Juga
Telkomsel (TSEL) Pamer 9 Solusi AI Buatan Indonesia di Bali Tech Week 2026
Adapun Telkomsel melayani lebih dari 153,5 juta pelanggan hingga semester I 2026. Perusahaan terus mengembangkan layanan konektivitas dan digital, termasuk melalui ekosistem aplikasi yang dimilikinya.
Kedua perusahaan menegaskan bahwa MoU tersebut masih berada pada tahap penjajakan awal dan belum menandai peluncuran layanan aset digital di MyTelkomsel. Ruang lingkup kerja sama dan rencana implementasi akan dibahas lebih lanjut dengan mempertimbangkan kesepakatan kedua pihak, kesiapan implementasi, serta pemenuhan ketentuan regulator yang berlaku.
