Ondo Finance dan FLOQ Jajaki Tokenisasi Saham dan ETF AS
JAKARTA, investortrust.id - Ondo Finance dan FLOQ menjajaki kerja sama untuk menghadirkan akses terhadap saham dan exchange traded fund (ETF) Amerika Serikat (AS) melalui teknologi tokenisasi bagi investor di Indonesia.
Senior Director Asia Pacific Ondo Finance Rania Rahardja mengungkapkan, Indonesia menjadi salah satu pasar yang menarik karena memiliki komunitas aset digital yang besar dan terus berkembang.
“Di Ondo, kami membangun infrastruktur untuk membawa saham dan ETF secara onchain, dan melihat peluang yang kuat di pasar tempat permintaan terhadap aset keuangan berkualitas tinggi terus bertumbuh,” ujarnya, dalam keterangan pers, Kamis (10/9/2026).
Sementara itu, CEO dan Founder FLOQ Yudhono Rawis menilai, perkembangan ekosistem aset digital di Indonesia membuka peluang untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk keuangan global.
Baca Juga
Setahun Berdiri, FLOQ Raup Pendanaan US$ 11,3 Juta dan Layani 1,8 Juta Pengguna
Menurutnya, kerja sama dengan Ondo Finance tak semata-mata ditujukan untuk menambah pilihan aset di platform FLOQ. Kedua pihak juga akan mendorong pemahaman mengenai perbedaan antara kepemilikan saham secara langsung, eksposur ekonomi melalui produk tokenisasi, dan aset kripto.
“Indonesia telah memiliki ekosistem aset digital yang besar. Kami percaya bahwa tahap berikutnya bukan sekadar menambahkan lebih banyak aset, melainkan menjajaki bagaimana produk keuangan global dan infrastruktur pasar baru dapat diakses oleh masyarakat Indonesia” kata Yudhono.
Penjajakan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dalam rangkaian Indonesia Blockchain Week (IDBW) 2026 di Jakarta.
Melalui kesepakatan ini, kedua perusahaan akan mengevaluasi peluang integrasi produk, distribusi, edukasi, kesiapan teknologi, serta aspek regulasi sebelum produk tokenisasi saham dan ETF dapat ditawarkan melalui platform FLOQ.
Sejumlah aset yang masuk dalam pembahasan antara lain saham Nvidia, Apple, Amazon, Alphabet, Meta, dan Tesla. Selain itu, terdapat ETF seperti SPDR S&P 500 ETF Trust (SPY) dan Invesco QQQ.
Ondo Finance mengembangkan infrastruktur blockchain yang memungkinkan investor di luar AS memperoleh eksposur secara onchain terhadap saham dan ETF AS. Saat ini, infrastruktur tersebut mencakup lebih dari 430 saham dan ETF.
Produk Ondo Stocks diterbitkan oleh Ondo Global Markets (BVI) Limited. Aset yang menjadi dasar produk, termasuk saham AS, ETF, dan kas terkait, disimpan melalui broker-dealer yang terdaftar di AS.
Baca Juga
Simak Cerita Eks Karyawan Perbankan Raksasa Goldman Sachs Luncurkan Ondo Finance
Pasar Aset Digital Tumbuh
Penjajakan tersebut berlangsung di tengah pertumbuhan pasar aset digital Indonesia. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan, jumlah akun konsumen aset keuangan digital mencapai 22,93 juta pada Juli 2026, naik 1,03% secara month to month (mtm).
Pada periode yang sama, nilai transaksi aset kripto mencapai Rp 20,52 triliun. Angka tersebut turun 28,20% secara bulanan dibandingkan Rp 28,58 triliun pada Juni 2026.
FLOQ sendiri tercatat memiliki lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar. Sementara itu, Ondo Finance menyebut total value locked (TVL) dalam Ondo Stocks telah menembus US$ 1 miliar pada Mei 2026, kurang dari delapan bulan setelah produk tersebut diluncurkan.
Selain pengembangan produk, FLOQ dan Ondo Finance juga akan mengeksplorasi program edukasi bagi komunitas FLOQ. Materinya mencakup mekanisme tokenisasi saham dan ETF, hubungan token dengan aset dasar, serta perbedaan antara kepemilikan langsung dan eksposur ekonomi.
