Upbit Indonesia Ingatkan Investor Kripto Pahami Risiko dan Diversifikasi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Upbit Indonesia mengingatkan investor untuk memahami karakteristik aset kripto dan menerapkan manajemen risiko di tengah volatilitas pasar yang tinggi. Investor juga diminta menyesuaikan keputusan investasi dengan tujuan serta kemampuan finansial masing-masing.
CEO Upbit Indonesia Resna Raniadi mengatakan, aset kripto memiliki karakteristik dan risiko yang berbeda dibandingkan instrumen investasi lainnya. Karena itu, investor perlu mempertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan, bukan hanya berorientasi pada potensi keuntungan.
“Kripto memiliki karakter dan risiko yang berbeda dibandingkan instrumen investasi lainnya. Karena itu, yang paling penting bukan sekadar melihat peluang keuntungan, tetapi memahami aset yang dipilih, risikonya, serta memastikan keputusan investasi sesuai dengan kondisi dan tujuan keuangan masing-masing,” ujar Resna dalam keterangan tertulis, Rabu (21/10/2026).
Baca Juga
Upbit Indonesia Gelar Kegiatan Kemanusiaan di Flores dan Edukasi Anak di Medan
Menurut Upbit Indonesia, pergerakan harga kripto dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kondisi makroekonomi, data inflasi, arah kebijakan suku bunga bank sentral, hingga sentimen pasar keuangan global. Perkembangan teknologi dan regulasi juga turut memengaruhi dinamika industri aset digital.
Di tengah kondisi tersebut, aset kripto dapat menjadi salah satu alternatif dalam diversifikasi portofolio investasi. Namun, investor tetap perlu memperhitungkan volatilitas dan menyesuaikan alokasi investasi dengan profil risiko masing-masing.
Upbit Indonesia menyarankan investor melakukan riset mandiri, memahami aset yang dipilih, serta menentukan porsi investasi sesuai kemampuan finansial. Investor juga diimbau tidak menggunakan dana kebutuhan pokok maupun dana hasil pinjaman untuk berinvestasi kripto.
Baca Juga
Kerugian Kejahatan Siber Capai Rp 9,5 Triliun, Upbit Ingatkan Jaga Keamanan Akun
Resna menambahkan, investor perlu menghindari keputusan berdasarkan emosi ketika pasar mengalami fluktuasi. Pemahaman terhadap teknologi blockchain, fungsi aset, serta faktor yang memengaruhi harga dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan investasi.
“Pertumbuhan jumlah investor kripto di Indonesia perlu diiringi dengan peningkatan pemahaman. Kami mendorong masyarakat untuk melihat investasi kripto dengan perspektif jangka panjang dan berbasis pengetahuan,” tutupnya.
