Reksa Dana Sucor AM Dapat Dibeli di Ekosistem Layanan BCA
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Sucorinvest Asset Management (Sucor AM) memperluas akses masyarakat terhadap reksa dana dengan menggandeng PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebagai agen penjual efek reksa dana (Aperd).
Hal itu dilakukan di tengah meningkatnya minat masyarakat dalam instrumen investasi tersebut. Industri reksa dana dipercaya memiliki ruang pertumbuhan yang kuat, dengan jumlah investor mencapai 29,84 juta single investor identification (SID) per akhir Agustus 2026.
Direktur Utama Sucor AM Upik Susiyawati mengatakan, kolaborasi dengan BCA menjadi bagian dari upaya Sucor AM untuk menghadirkan pilihan investasi yang relevan dengan kebutuhan nasabah. Wabil khusus, nasabah dengan profil risiko moderat dan tujuan investasi jangka menengah.
“Kami melihat industri reksa dana masih memiliki prospek pertumbuhan yang positif, didukung oleh semakin luasnya partisipasi masyarakat dalam investasi. Melalui kemitraan dengan BCA, kami ingin terus mengambil bagian dalam mendorong perkembangan ekosistem investasi di Indonesia,” ujar Upik di Hotel Pullman, Jakarta, Senin (19/10/2026).
Menurut dia, kerja sama tersebut juga mencerminkan optimisme Sucor AM terhadap prospek industri reksa dana ke depan. “Kami berharap, kerja sama ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan industri reksa dana. Tidak hanya dari sisi perluasan distribusi, tetapi juga dalam menghadirkan produk yang dapat melengkapi pilihan investasi nasabah,” sambungnya.
Melalui kemitraan tersebut, produk Sucorinvest Premium Sovereign Balanced Fund Kelas B (SPSBF-B) kini dapat diakses melalui BCA. Reksa Dana SPSBF-B merupakan reksa dana campuran yang dapat berinvestasi sekaligus pada efek ekuitas, efek utang, dan instrumen pasar uang.
Karakteristik tersebut menawarkan fleksibilitas dalam mengalokasikan dan menyesuaikan strategi investasi dengan lebih optimal, sesuai kondisi pasar terkini. Produk ini dapat dibeli mulai dari Rp 10.000 dan dapat diakses melalui fitur investasi di aplikasi myBCA maupun Kantor Cabang BCA yang melayani transaksi investasi.
Sebagai Aperd, BCA memiliki basis nasabah yang luas, serta ekosistem layanan perbankan yang kuat. Per Juni 2026, BCA melayani lebih dari 40 juta rekening nasabah dan didukung oleh lebih dari 1.200 kantor cabang yang juga melayani kebutuhan investasi.
Layanan itu, dapat diakses secara online melalui fitur investasi pada aplikasi myBCA, maupun offline pada lebih dari 190 kantor cabang BCA yang melayani transaksi investasi.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur BCA Haryanto T Budiman menyampaikan, semakin beragamnya kebutuhan finansial nasabah mendorong BCA untuk terus menghadirkan solusi investasi dalam ekosistem layanan yang dimiliki. Menurutnya, kemudahan akses menjadi salah satu aspek penting dalam memberikan pengalaman investasi yang baik bagi nasabah.
“Kami menyadari minat investasi masyarakat terus tumbuh positif dan BCA hadir untuk mengakomodir kebutuhan tersebut. Hadirnya produk Reksa Dana Sucor AM di BCA merupakan salah satu upaya kami untuk memberikan alternatif investasi bagi masyarakat yang sesuai dengan profil dan tujuan finansialnya,” pungkas Haryanto.
