Dorong Masyarakat Melek Investasi, Sucor Group Luncurkan Sucor KLIK
BALI, Investortrust.id – Maraknya investasi bodong, pinjol (pinjaman on line) ilegal dan praktik-praktik penipuan di industri keuangan mendorong Sucor Group untuk menjalankan program literasi kepada masyarakat agar makin melek investasi.
“Kita prihatin dengan maraknya praktik-praktik penipuan di industri keuangan, seperti investasi dan pinjol ilegal yang sangat merugikan masyarakat. Karena itu, Sucor Group berinisiatif untuk melakukan literasi, agar masyarakat lebih paham tentang investasi dan terhindar dari penipuan,” tutur Presiden Direktur PT Sucorinvest Asset Management Jemmy Paul Wawointana, dalam keterangan pers di Ritz Carlton Bali, Jumat (6/10/2023).
Turut hadir dalam press conference itu, CEO PT Sucor Sekuritas Bernadus Wijaya, dan CEO PT Sayakaya Lahir Batin Jessica Wijaya.
Sucor KLIK atau Sucor Keliling Indonesia untuk Literasi & Inklusi Keuangan hadir dengan tagline ‘Dari Sucor Untuk Indonesia’. Program Sucor KLIK, menurut Jemmy, merupakan Inisiatif Sucor Group untuk membuat masyarakat lebih melek investasi dan lebih cerdas dalam berinvestasi.
Baca Juga
Era Hiper Inflasi Berakhir, Pasar Saham akan Jadi Motor Pertumbuhan Industri Reksa Dana
Inisiatif ini, lanjutnya, juga mencerminkan dedikasi Sucor Group dalam mendukung Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) 2021-2025. Kampanye literasi keuangan dan inklusi ini akan berlangsung sepanjang tahun 2024.
“Kami menyadari pentingnya mengembangkan masyarakat Indonesia yang paham literasi keuangan, mampu mengelola keuangan dengan efektif, dan membuat keputusan keuangan berdasar pengetahuan. Tujuan kami adalah memberdayakan individu untuk memilih dan menggunakan produk dan layanan keuangan sesuai dengan kesejahteraan financial mereka, sambil menjauhi investasi yang merugikan,” papar Jemmy.
Inisiatif Sucor KLIK pada 2024 mencakup 12 provinsi, mulai dari Aceh hingga Papua, dengan mengadakan 250 acara literasi dan inklusi keuangan dengan tujun menjadikan minimal 10 ribu individu melek financial.
Dijelaskan, Sucor Group akan bekerja sama dengan berbagai mitra untuk memastikan kesuksesan kampanye Sucor KLIK. Mitra-mitra itu termasuk otoritas regulasi dan organisasi otoritas pasar, asosiasi, serta perusahaan klien dan afiliasi mereka di wilayah yang dituju, seperti perusahaan asuransi,dana pension, DPLK, dan bank. Sucor juga akan berinteraksi dengan Komunitas Ekonomi Syariah (MES), kelompok masyarakat, universitas, dan galeri investasi.
Baca Juga
Ini Penyebab Kinerja Reksa Dana Saham Relatif Stagnan 7 Tahun Terakhir
Menurut Bernadus Wijaya, program literasi keuangan sangat penting untuk calon investor, termasuk kaum milenial, agar mereka tidak salah langkah. “Jangan sampai, misalnya terjebak ke investasi bodong atau pinjol yang tentunya akan merugikan mereka,” katanya.
Jessica Wijaya, yang termasuk salah satu penggiat medsos, juga mengaku prihatin dengan adanya generasi milenial yang terjerumus ke investasi judi online. “Karena itulah, perlu literasi keuangan untuk mereka,” ujarnya.
Diakui, jumlah investor di pasar modal meningkat pesat beberapa tahun belakangan . Dalam tiga tahun terakhir, jumlah investor meningkat sekitar 198%. Dari 3,8 juta investor akhir 2020 menjadi 11,5 jua investor per Agustus 2023. Untuk Sucor Asset Management sendiri, kenaikan juga terasa, dengan adanya lonjakan jumlah SID (single investor identification) sebesar 156% pada periode yang sama. Dari 281 ribu SID akhir 2020 menjadi 719 ribu SID per Agustus 2923.
Baca Juga

