Net Sell Melanda Rp 1,13 Triliun, Saham BYAN Jadi Penyumbang Utama
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham jumbo Rp 1,13 triliun di seluruh pasar, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (14/10/2026), ditutup rebound tipis hanya 17,04 poin (0,29%) menjadi 5.943.
Net sell terbanyak disumbangkan saham BYAN senilai Rp 1,12 triliun melalui pasar negosiasi. Sisanya disumbangkan saham BBRI senilai Rp 56,86 miliar, BMRI capai Rp 35,97 miliar, ADMR senilai Rp 33,20 miliar, dan ITMG mencapai Rp 32,22 miliar.
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih terbanyak disumbangkan saham BBCA senilai Rp 216,62 miliar, BNBR capai Rp 84,91 miliar, BRPT senilai Rp 28 miliar, MAPI senilai Rp 21,52 miliar, dan TINS senilai Rp 16,91 miliar.
Baca Juga
Menko Muhaimin: Pemberdayaan Harus Jadi Orientasi Seluruh Kementerian
Kenaikan IHSG hari ini ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor industry naik 0,36%, sektor konsumer non primer naik 0,41%, sektor material dasar naik 0,05%, sektor teknologi menguat 2,76%, sektor proeprti naik 1,78%, sektor kesehatan naik 0,29%, sektor transportasi naik 0,22%, dan sektor keuangan menguat 0,06%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor energi 0,59%, sektor konsumer primer melemah 0,72%, dan sektor infrastruktur melemah 0,19%.
Kenaikan indeks juga ditopang penguatan sejumlah saham big cap, seperti BRPT, PANI, CBDK, BBCA, AALI, hingga SONA.
Sejalan dengan kenaikan tersebut, enam saham berikut berhasil cetak penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham TRON naik 34,67% menjadi Rp 101, SONA naik 25% menjadi Rp 3.450, BLTZ naik 24,93% menjadi Rp 4.210, BIKE menguat 24,92% menjadi Rp 4.160, PTSP naik 24,77% menjadi Rp 1.335, dan ARTA naik 24,65% menjadi Rp 2.680.
Baca Juga
Revisi Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Tak Kunjung Terbit, Maskapai Merugi
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 10,17 poin (0,17%) menjadi 5.925. Sebaliknya pemodal asing kembali merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham Rp 561,60 miliar. Net buy terbanyak melanda saham ENRG senilai Rp 592,53 miliar yang didominasi crossing saham dari pemodal lokal ke pemodal asing.
Adapun sejumlah saham dengan lompatan harga pesat hari ini, yaitu saham GRPH menguat 34,15% menjadi Rp 110, SBMA naik 29,73% menjadi Rp 144, PICO naik 28,34% menjadi Rp 194, ARTA naik 25% menjadi Rp 2.150, UANG naik 24,91% menjadi Rp 3.410, TFCO naik 24,90% menjadi Rp 1.605, SHID naik 24,80% menjadi Rp 780, BIKE naik 24,72% menjadi Rp 3.330, dan ALKA naik 20% menjadi Rp 7.800.
