Asing Net Sell Saham Sepekan Rp 11,41 Triliun, Empat Saham Bank Ini Penyumbang Utama
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 11,41 triliun sepanjang pekan ini. Penyumbang terbesar atau lebih dari 50% net sell berasal dari saham sektor bank, khususnya papan atas.
Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam data pasar sepekan ini menyebutkan bahwa nilai net sell saham oleh investor asing pekan ini bertambah menjadi Rp 11,41 triliun, dibandingkan pekan sebelumnya dengan net sell hanya Rp 1,97 triliun.
Baca Juga
Net Sell Membesar Jadi Rp 2,12 Triliun, Empat Saham Bank Ini Diobral Investor Asing
Berlanjutnya penjualan massif saham oleh investor asing sejalan dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pekan ini. Aksi jugal tersebut berimbas terhadap penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) pekan ini dari 7.288 menjadi 7.286.
Saham Bank
Berdasdarkan data, saham dengan penyumbang terbesar net sell oleh pemodal asing, yaitu empat saham bank papan atas ini, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Net sell diikuti dengan penurunan besar empat saham tersebut sepanjang pekan ini.
Selain mencatatkan penurunan besar dalam lima hari perdagangan pekan ini, data BEI menyebutkan total net sell saham BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI dalam tiga hari terakhir telah mencapai lebih dari Rp 6,6 triliun sepanjang pekan ini.
Baca Juga
Prospek Saham Bank Tetap Kuat, RHB Sekuritas Sebut Koreksi Saat Ini Kesempatan Beli
Net sell terbanyak dicatatkan saham bank papan atas pekan ini, yaitu saham saham BMRI senilai Rp Rp, 2,07 triliun sepekan, BBRI mencapai Rp 2,11 triliun, BBCA mencapai Rp 1,50 triliun, dan BBNI tercatat yang paling rendah dengan net sell hanya Rp 943 miliar dalam tiga hari terakhir.
Sedangkan pada perdagangan hari terakhir kemarin, net sell PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 191,96 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 99,19 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 75,85 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 64,65 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 21,86 miliar. Sebaliknya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berbalik catatk net buy Rp 80,52 miliar.

