IHSG Dibuka Rebound 0,25%, Mayoritas Sektor Saham di Zona Hijau
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (14/10/2026), dibuka menguat 14,70 poin (0,25%) menjadi 5.940. Penguatan tersebut sejalan dengan kenaikan mayoritas pasar saham Asia.
Penguatan juga didukung kenaikan mayoritas sektor saham, seperti energi, material dasar, konsumer non primer, konsumer primer, keuangan, property, teknologi, infrastruktur, kesehatan, dan konsumer primer. Sebaliknya penurunan tipis landa saham sektor transportasi.
Baca Juga
Masuk HSC dengan Kepemilikan Terkonsentrasi 95,58%, Saham Mitratel (MTEL) Masih Menarik?
Sejalan dengan kenaikan tersebut, beberapa saham ini catatkan lompatan harga pagi ini. Di antaranya, saham ARTA naik 24,65% menjadi Rp 2.680, GRPH menguat 13,64% menjadi Rp 125, dan BIKE menguat 18,62% menjadi Rp 3.900.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 10,17 poin (0,17%) menjadi 5.925. Sebaliknya pemodal asing kembali merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham Rp 561,60 miliar. Net buy terbanyak melanda saham ENRG senilai Rp 592,53 miliar yang didominasi crossing saham dari pemodal lokal ke pemodal asing.
Baca Juga
Harga Emas Turun ke US$ 4.155, Pasar Menanti Data Inflasi AS
Terkait penurunan IHSG ini dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti teknologi melemah 0,95%. keuangan turun 0,18%, dan konsumer primer 0,61%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor property, infrastruktur, transportasi, konsumer non primer, kesehatan, energi, material dasar, dan industry.
Adapun sejumlah saham dengan lompatan harga pesat hari ini, yaitu saham GRPH menguat 34,15% menjadi Rp 110, SBMA naik 29,73% menjadi Rp 144, PICO naik 28,34% menjadi Rp 194, ARTA naik 25% menjadi Rp 2.150, UANG naik 24,91% menjadi Rp 3.410, TFCO naik 24,90% menjadi Rp 1.605, SHID naik 24,80% menjadi Rp 780, BIKE naik 24,72% menjadi Rp 3.330, dan ALKA naik 20% menjadi Rp 7.800.
