Saham Garda Tujuh Buana (GTBO) Melesat Setelah Suspensi Dibuka
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) melesat 85 poin (12%) ke posisi Rp 795 setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut suspensi pada perdagangan sesi I, Selasa (12/09/2023).
Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) saham GTBO pada Jumat (08/09/2023) karena harganya meroket dan bergerak tidak wajar. Namun, hari ini, otoritas membuka suspensi saham GTBO.
“Suspensi terhadap perdagangan saham GTBO di pasar reguler dan pasar tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 12 September,” kata PH Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Zakky Ghufron dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (12/09/2023).
Data BEI menyebutkan, saham GTBO saat ini dimiliki PT Garda Minerals (26,21%), Citibank Hong Kong S/A PBG Clients SG (66,17%), dan masyarakat 7,532%.
GTBO ditopang return on asset (RoA) dan return on equity (RoE) masing-masing seebsar 13,46% dan 16,39%. Hingga kuartal II-2023, GTBO membukukan laba bersih Rp 138,2 miliar. Dengan proyeksi laba disetahunkan mencapai Rp 276,5 miliar pada akhir 2023, price to earning ratio (PER) saham GTBO yang kini 14,38 kali bakal menjadi 7,19 kali pada pengujung tahun ini.
GTBO punyautang jangka pendek dan jangka panjang masing-masing Rp 88,4 miliar dan Rp 95 miliar dengan total ekuitas sekitarRp 843,2 miliar.

