IHSG Sesi I Rebound Tipis, Saham Emiten Haji Isam Naik Pesat
JAKARTA, investortrust.id – indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (30/9/2026), ditutup naik tipis sebanyak 9,19 poin (0,15%) menjadi 6.130. Rentang pergerakan 6.108-6.187 dengan nilai transaksi Rp 5,61 triliun.
Kenaikan tersebut sejalan dengan penguatan mayoritas pasar saham Asia. Kenaikan juag ditopang penguatan saham sektor industry 1,63%, sektor konsumer non primer 1,06%, material dasar 0,91%, infrastruktur 0,74%, dan energi 0,19%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer primer, keuangan, teknologi, dan property.
Baca Juga
Tok! RUPSLB Indosat Sahkan Perpanjangan Masa Jabatan Vikram Sinha
Penguatan IHSG juga didukung kenaikan sejumlah saham, khususnya emiten yang teraffiliasi dengan Haji Isam, seperti TEBE, JARR, PGUN, FAST, hingga PACK. KEnaikan juga ditopang penguatan saham MORA, BYAN, INDF, hingga GGRM.
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat melanda saham SAFE naik 25% menjadi Rp 570, BSWD naik 24,68% menjadi Rp 2.880, BLTZ naik 24,53% menjadi Rp 2.310, CCSI naik 24,50% menjadi Rp 376, dan STRK naik 20,93% menjadi Rp 52.
Baca Juga
Tiga Hari Harga Saham GOTO di Bawah ‘Gocap’, Ini Kata Analis soal Prospek Bisnisnya
Kemarin, IHSG ditutup melemah hanya 26,16 poin (0,43%) menjadi 6.121,70, meski intraday sesi I sempat anjlok lebih dari 2% ke level 6.013. Investor asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 777,17 miliar didominasi saham BMRI senilai Rp 275,08 miliar, ADMF senilai Rp 228,09 miliar, TLKM sebanyak Rp 159,83 miliar, dan BBCA sebanyak Rp 138,73 miliar.
Meski IHSG turun, sejumlah saham berikut catatkan lompatan harga lebih dari 24%, seperti SEMA naik 24,85% menjadi Rp 412, IFSH naik 24,80% menjadi Rp 1.560, SOSS naik 24,77% menjadi Rp 1.385, BSWD naik 24,53% menjadi Rp 2.310, ALDO naik 24,48% menjadi Rp 1.195, dan CSMI naik 24,35% menjadi Rp 240.
