IHSG Sesi I Naik 0,18%, Saham Emiten Haji Isam Ini Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (26/8/2025), ditutup menguat 14,03 poin (0,18%) menjadi 7.940. Rentang pergerakan 7.881-7.978 dengan nilai transaksi Rp 9,69 triliun.
Kenaikan indeks tersebut didukung penguatan saham sektor energi 1,33%, sektor konsume pime 1,30%, sektor industri 1,97%, sektor material dasar 0,32%, sektor teknologi 1,08%, dan sektor ksehatan 0,94%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor properti, konsume non primer, dan keuangan.
Baca Juga
Prabowo Targets Illegal Mining Mafia in Rp 300 Trillion Crackdown
Di tengah penguatan tesebut, dua saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham yang dikendalikan Haji Isam PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) naik 24,77% menjadi Rp 1.335 dan saham PT Paparocks Indonesia Tbk (PPRI) naik 24,60% menjadi Rp 314.
Meski tak ARA, saham berikut juga catatkan kenaikan haga pesat, seperti PT Dafam Property Tbk (DFAM) naik 29,69% menjadi Rp 83, PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) naik 21,05% menjadi Rp 1.610, dan PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) naik 20,39% menjadi Rp 248.
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam melanda saham SMAR mencapai 10,18% menjadi Rp 6.175, LPKR turun 9,02% menjadi Rp 121, BLOG melemah 8,94% menjadi Rp 560, PACK tuun 8,75% menjadi Rp 2.710, dan WIRG melemah 7,14% menjadi Rp 208.
IHSG kemairn ditutup melesat sebanyak 68,06 poin (0,87%) menjadi 7.926,91 dengan investor asing kembali mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 731,60 miliar. Terbanyak melanda sahamBBRI Rp 474,72 miliar, BVIC Rp 332,45 miliar, dan AMMN Rp 157,76 miliar.
Baca Juga
PHK Tokopedia Buntut Merger dengan TikTok, Ekonom: Efisiensi dan Persaingan Jadi Pemicu
Penguatan indeks ditopang kenaikan saham sektor konsumer non primer dengan penurunan 0,23% dan sektor kesehatan 0,40%. Sebaliknya kenaikan tertinggi melanda saham sektor properti 3,65%, sektor infrastruktur 2,61%, sektor konsumer primer 1,08%, sektor material dasar 0,70%, dan sektor energi 0,51%.
Di tengah lompatan tersebut, sebanyak enam saham berikut bukukan penguatan hingga ARA, yaitu saham BBKP melesat 34,92% menjadi Rp 85 dan LPKR menjadi 34,34% menjadi Rp 133. ARA juga melanda saham SSTM naik 25% menjadi Rp 310, JECC melesat 24,88% menjadi Rp 1.330, RELI naik 24,77% menjadi Rp 680, dan COIN menguat Rp 24,61% 2.380.

