Cathie Wood Bawa Dana US$ 1,3 Miliar Berisi SpaceX dan OpenAI ke Ethereum
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - ARK Invest milik Cathie Wood resmi membawa ARK Venture Fund (ARKVX) ke blockchain Ethereum. Dana bernilai sekitar US$ 1,3 miliar ini dikenal karena memegang saham perusahaan teknologi papan atas yang sebagian besar belum melantai di bursa, termasuk SpaceX, OpenAI, dan Anthropic. Proses tokenisasi dijalankan bersama Securitize dan diumumkan pada Kamis (24/9/2026).
Melansir dari Pintu, Senin (28/9/2026), ARK Venture Fund pertama kali diluncurkan pada September 2022 sebagai closed-end interval fund dengan lebih dari 70 perusahaan di dalam portofolionya. Per 31 Agustus 2026, SpaceX menjadi kepemilikan terbesar dengan porsi 7,54%, disusul Ayar Labs 5,65%, OpenAI 5,26%, Stripe 4,16%, dan Anthropic 3,86%. Dana kelolaannya melonjak tajam, dari US$ 208 juta pada Juli 2025 menjadi US$ 558 juta pada Januari 2026, sebelum mencapai kisaran US$ 1,3 miliar.
Deretan nama lain di portofolio tersebut mencakup Lila Sciences 3,71%, Crusoe dan Tenstorrent masing-masing 3,68%, serta Figure 2,35%. Selama ini, eksposur ke perusahaan privat berskala besar seperti itu umumnya hanya bisa dinikmati investor institusi atau modal ventura. Lewat versi tertokenisasi, ARK ingin membuka akses yang lebih luas dengan nominal masuk yang relatif kecil.
Baca Juga
Bitcoin, Ethereum, XRP Relatif Bertahan Usai The Fed Naikkan Suku Bunga 25 Bps
Cara Kerja Token ARKVX di Ethereum
Setiap token mewakili satu lembar saham dana dengan rasio 1:1, sementara aset dasarnya tetap berada di luar rantai dan dijaga oleh kustodian BNY Mellon. Investor yang memenuhi syarat dapat membeli lewat Securitize dengan investasi awal minimum US$ 500, pembelian lanjutan mulai US$ 5, dan penyelesaian transaksi menggunakan stablecoin USDC. Menurut BeInCrypto, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) mengizinkan kelas saham tertokenisasi ini melalui perintah tertanggal 21 September 2026.
Cathie Wood menilai tokenisasi berpotensi mengubah secara mendasar cara investor mengakses pasar keuangan privat maupun publik. Senada, CEO Securitize Carlos Domingo menyebut langkah ini sebagai bukti bahwa manajer aset besar dapat memindahkan produk investasi yang sudah mapan ke infrastruktur pasar modal modern.
Meski sudah berbentuk token, ARKVX belum bisa diperjualbelikan bebas. Akses saat ini terbatas bagi investor AS dengan akun terverifikasi, dan likuiditas hanya tersedia lewat penawaran pembelian kembali setiap kuartal yang dibatasi 5% dari saham beredar, sehingga permintaan penjualan bisa melebihi kuota.
Baca Juga
Ethereum dan Solana Masuk Indeks Baru S&P, Tapi Tidak dengan Bitcoin dan XRP. Ada Apa?
Dana ini juga mengenakan biaya deposit 2% serta biaya tahunan 3,49%, atau 2,90% setelah keringanan. Perdagangan di bursa terdesentralisasi dan penggunaan token sebagai jaminan DeFi disebut akan hadir kemudian, namun belum ada jadwal pasti.
Kolaborasi ini juga bukan hubungan baru. ARK sudah mengumumkan investasi strategis di Securitize pada Oktober 2025, sementara Securitize kini mengelola aset sekitar $5 miliar dan menjalankan infrastruktur sekuritas digital teregulasi di AS dan Uni Eropa. Langkah ARKVX menambah daftar manajer aset tradisional yang memanfaatkan tokenisasi aset dunia nyata (RWA) untuk menjangkau investor di jaringan blockchain.
