Jelang Private Placement, Saham Prima Globalindo (PPGL) Bernilai Rp 59,32 Miliar Dilepas Komisaris Ini
JAKARTA, investortrust.id – Dewan Komisaris PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL), JAP Astrid Patricia selaku pengendali affilias, telah mendivestasi seluruh saham miliknya. Patricia meraup dana hingga Rp 59,32 miliar dari aski penjualan seluruh saham tersebut.
Berdasarkan laporan kepemilikan saham per 24 September 2026, JAP Astrid Patricia telah melepas seluruh 175,81 juta atau setara dengan 22,80% saham PPGL. Dengan transaksi ini, hak suara serta jumlah saham yang dimiliki oleh JAP Astrid Patricia di Prima Globalindo (PPGL) menjadi 0,00%.
Baca Juga
Usai Sahamnya Disuspensi Akibat Lompatan Harga, Prima Globalindo (PPGL) Umumkan Aksi Korporasi
Berdasarkan data rincian transaksi penjualan saham yang tercatat, terdapat serangkaian transaksi penjualan saham (divestasi) dilakukan dari rentang waktu 18 September 2026 hingga 24 September 2026. Di antaranya penjualan sebanyak 25 juta saham dengan harga Rp 200 dan sebanyak 13,37 juta saham dengan harga Rp 400 pada 18 September 2026.
Dirinya kembali melepas sebanyak 25 juta saham PPGL dengan harga Rp 200 pada 22 September 2026. Penjualan sebanyak 5 juta dengan harga Rp 200 dan sebanyak 73,37 juta saham PPGL dengan harga Rp 400 pada 23 September. Terakhir penjualan sebanyak 34,06 juta saham PPGL dengan harga Rp 400 pada 24 September.
Prima Globalindo (PPGL) sebelumnya mengumumkan rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement sebanyak 9,09% saham. Dana dari aksi korporasi tersebut akan digunakan untuk memperkuat permodalan guna mendukung kegiatan usaha perseroan.
Baca Juga
Manajemen PPGL dalam pengumuman resminya menyebutkan bahwa seiring dengan pertumbuhan kegiatan usaha, PPGL memerlukan struktur modal yang lebih kuat dan sehat untuk menjaga stabilitas keuangan, meningkatkan kapasitas pendanaan, serta memperbaiki rasio keuangan yang relevan. Namun demikian, perseroan belum mengungkap investor yang akan membeli saham private placement tersebut.
“Penguatan struktur modal tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tahan PPGL terhadap dinamika industri sekaligus mendukung strategi pertumbuhan yang berkelanjutan,” tulisnya.
Dalam pelaksanaan private placement, PPGL akan menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 77,11 juta saham. Saham baru tersebut akan dilepas dengan nilai nominal Rp 22 per saham atau sebanyak-banyaknya 10% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Aksi korporasi ini akan direalisasikan setelah meraih restu pemegang saham dalam RUPSLB pada 23 Oktober 2026.
Adapun saham PPGL saat ini masih dihentikan sementara (suspend) terhitung sejak 7 September. Penghentian dipicu atas lompatan harga dalam beberapa pekan terakhir.
