Ecocare (HYGN) Perkuat Teknologi, 52 Kendaraan Listrik hingga AI
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Ecocare Indo Pasifik Tbk (HYGN), perusahaan penyedia layanan hygiene, cleaning, pest control, dan environmental health, memperkuat fondasi digital melalui sejumlah platform yang telah dikembangkan perseroan di tengah perkembangan bisnis jasa dan kebutuhan efisiensi operasional, mulai darii 51 armada kendaraan listrik hingga pemanfaatan artificial intelligence (AI).
Digitalisasi tersebut mencakup super sales app, e-Pest monitoring, sistem enterprise resource planning (ERP), customer relationship management (CRM) dan omnichannel, hingga platform pembelajaran karyawan ecoDemy.
Baca Juga
Momentum IPO Dongkrak Kinerja Ecocare (HYGN), Laba Melesat 52,7%
Direktur Utama PT Ecocare Indo Pasifik Tbk (HYGN) Wincent Yunanda mengatakan, pada 2026, pemanfaatan data dan AI diarahkan untuk mendukung sejumlah kebutuhan operasional dan bisnis.
"Teknologi tersebut digunakan untuk membantu pengembangan penjualan, meningkatkan kualitas layanan dan teknisi, mengendalikan service level agreement (SLA), serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data," kata dia dalam paparan publik perseroan di Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Perseroan menerapkan AI secara bertahap melalui pendekatan pilot, measure, and scale. Artinya, teknologi lebih dahulu diuji dalam skala tertentu, kemudian diukur hasilnya sebelum diperluas ke penggunaan yang lebih besar.
Dalam penerapannya, keputusan akhir tetap melibatkan manusia. Pendekatan tersebut diterapkan agar penggunaan teknologi tetap berada dalam kendali proses bisnis dan kebutuhan operasional perseroan.
Armada Listrik
Selain digitalisasi, HYGN juga mengembangkan aspek efisiensi operasional melalui penggunaan kendaraan listrik. Hingga Mei 2026, perseroan telah memiliki 52 unit kendaraan listrik yang terdiri dari 50 motor listrik dan 2 mobil listrik.
HYGN juga memperluas portofolio bisnis melalui pengembangan produk dan solusi berbasis teknologi. Salah satunya adalah ecoCare Pure Air, solusi untuk pemantauan dan pengelolaan kualitas udara yang memanfaatkan Internet of Things (IoT) dan data.
Selain ecoCare Pure Air, perseroan memperkenalkan ecoCare Scent Nano dan ecoCare Diamond Series. Kedua produk tersebut menjadi bagian dari inovasi portofolio HYGN untuk memenuhi kebutuhan fasilitas bisnis modern.
HYGN mencatat pendapatan usaha Rp 360,58 miliar sepanjang 2025. Laba tahun berjalan meningkat 5,85% menjadi Rp 19,76 miliar pada 2025, dibandingkan Rp 18,67 miliar pada 2024.
Baca Juga
Dari sisi pendapatan, bisnis hygiene masih menjadi kontributor terbesar dengan porsi 49,37%. Segmen cleaning menyumbang 36,88%, sedangkan pest control memberikan kontribusi sebesar 13,75% terhadap pendapatan perseroan.
Pada akhir 2025, HYGN mencatat total aset sebesar Rp 215,52 miliar. Sementara itu, total liabilitas berada di level Rp 46,08 miliar dan ekuitas mencapai Rp 169,43 miliar.
Dari laba bersih tahun buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 19,71 miliar, perseroan mengalokasikan Rp 7,49 miliar atau 38,01% sebagai dividen tunai. Nilai tersebut setara dengan Rp 3 per saham. Adapun sisa laba sebesar Rp 12,22 miliar dialokasikan sebagai saldo laba ditahan untuk mendukung kebutuhan perseroan.
