Momentum IPO Dongkrak Kinerja Ecocare (HYGN), Laba Melesat 52,7%
JAKARTA, investortrust.id – Perusahaan penyedia jasa higienitas dan sanitasi, PT EcoCare Indo Pasifik Tbk (HYGN) membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 52,7% secara year on year (yoy) menjadi Rp 1,33 miliar di kuartal I-2024. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, laba bersih tercatat sebesar Rp 870 juta.
Pertumbuhan laba bersih didorong oleh kenaikan pendapatan konsolidasi sebesar 27,2% secara yoy menjadi Rp 68,91 miliar di kuartal I-2024, dibanding Rp 54,17 miliar pada periode yang sama tahun 2023.
Manajemen HYGN menyebut, pertumbuhan kinerja di kuartal I-2024 menunjukan posisi bisnis Perseroan yang kian tanggung, sebab biasanya kinerja Perseroan lebih lemah karena efek musiman di industri di kuartal pertama.
Baca Juga
Net Sell per April Rp 14,62 Triliun, Sebaliknya Saham Emiten Prajogo Diborong Asing
Di antara segmen pendapatan, segmen layanan higienitas (ecoCare) melaporkan pendapatan sebesar Rp 38,91 miliar, meningkat pesat dari Rp 35,67 miliar pada kuartal pertama tahun fiskal sebelumnya, atau meningkat sebesar 9,1%.
Jasa kebersihan dan sanitasi (Tukang Bersih Indonesia) mencatat pendapatan sebesar Rp 23,69 miliar, dibandingkan Rp 14,40 miliar pada periode yang sama tahun lalu, menunjukkan pertumbuhan luar biasa sebesar 64,5%. Selain itu, segmen pengendalian hama (pestCare) melaporkan pendapatan sebesar Rp 6,34 miliar, naik dari Rp 4,10 miliar pada Q1FY24, yang menunjukkan pertumbuhan sebesar 54,6%.
Group Chief Executive Officer HYGN, Wincent Yunanda, menyatakan optimismenya terhadap prospek perusahaan pada tahun 2024. “Dengan komitmen teguh terhadap inovasi dan strategi yang terfokus kepada pelanggan, kami yakin dengan kemampuan kami memanfaatkan peluang yang ada dan memberikan nilai yang berkelanjutan kepada para pemangku kepentingan kami,” urainya dalam keterangan keterangan resmi, Rabu (1/5/2024).
Baca Juga
Tumbuh 23,4%, Emiten Pengendali Hama (HYGN) Cetak Rekor Laba Tertinggi 2023
Lebih lanjut pihaknya merasa positif dengan banyaknya kontrak yang berkelanjutan, penjualan yang kuat, dan pertumbuhan daftar prospek di awal tahun, yang telah menghasilkan peningkatan luar biasa sebesar 18% pada portofolio berulang tahunan dan orderbook HYGN menjadi Rp 278 miliar pada akhir Maret 2024 dari Rp 235 miliar pada akhir Desember 2023, didorong oleh momentum upaya IPO Perseroan baru-baru ini.
“Meskipun biaya operasional sedikit lebih tinggi di Q1, termasuk biaya yang berkaitan dengan penjualan di semua segmen, pemasangan unit higienitas, serta biaya yang dikeluarkan satu kali saja terkait pencatatan saham kami, prospek kami tetap optimistis dan menjanjikan. Kami terus mengantisipasi pertumbuhan laba sebesar double digit persentase dan mencetak rekor laba di tahun mendatang," katanya.

