IHSG Kembali Jatuh 0,38% Setelah Sempat Hijau Sepanjang Sesi, Tiga Saham Ini Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (16/9/2026), ditutup anjlok sebanyak 24,30 poin (0,38%), meski pergerakan indeks sepanjang sesi didominasi penguata. Rentang pergerakan 6.436-6.535 dengan nilai transaksi Rp 10,7 triliun.
Penurunan ditopang pelemahan sejumlah sektor saham, seperti konsumer primer 1,12%, teknologi 1,13%, infrastruktur 1,39%, property 0,78%,energi 0,62%, keuangan 0,42%, material dasar 0,27%, kesehatan 0,24%, dan transportasi 0,14%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor industry 0,91% dan konsumer non primer 0,11%,
Baca Juga
Tekanan indeks hari ini juga dipicu atas kejatuhan sejumlah saham, seperti DCII turun 3,22%, SMAR turun 3,59%, FILM anjlok 9,93%, PANI melemah 1,36%, SAPX melemah 14,88%, ADMR turun 4,43%, hingga BREN melemah 1,90%. Tekanan juga datang dari penurunan saham bank besar ini, yaitu BBCA, BMRI, dan BBNI.
Meski IHSG ditutup berbalik melemah, tiga saham berikut masih kokoh pertahankan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu MGNA naik 34,46% menjadi Rp 199, UANG naik 24,93% menjadi Rp 4.210, dan VISI naik 24,88% menjadi Rp 1.280. Meski tak ARA, saham VAST naik 20,72% menjadi Rp 134 dan YULE naik 18,16% menjadi Rp 4.100.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 73,54 poin (1,13%) menjadi 6.4461,15 disertai dengan penjualan bersih (net sell) saham oleh investor asing senilai Rp 349,27 miliar. Net sell saham terbanyak melanda lima saham BMRI senilai Rp 282,92 miliar, BBRI senilai Rp 99,94 miliar, dan BBNI mencapai Rp 95,85 miliar.
Baca Juga
Bos BEI Pastikan Penghapusan Batas Rp 50 Tak Bikin Saham Otomatis Masuk 'Short Selling'
Penurunan indeks tersebut dipicu atas kejatuhan sejumlah saham big cap, yaitu saham BYAN anjlok 8,11% hingga penurunan 4 saham big bank. Penurunan juga dipicu pelemahan mayoritas sektor saham, seperti sektor keuangan turun 1,36%, energi 1,27%, industry 1,56%, dan property 1,03%.
Meski IHSG terjungkal, sejumlah saham berikut cetak lompatan harga yang mengesankan, yaitu DEFI melesat 34,95% menjadi Rp 139, CCSI naik 24,86% menjadi Rp 442, dan VOKS naik 24,62% menjadi Rp 324. Kenaikan juga melanda saham ALKA sebanyak 18,88% menjadi Rp 7.400, TRJA menguat 18,85% menjadi Rp 145, dan SEMA naik 18,78% menjadi Rp 234.
