IHSG Ditutup Turun Tipis 0,12%, Sebaliknya Saham AADI hingga INDY Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (9/9/2026), ditutup turun tipis 8,24 poin (0,12%) menjadi 6.678,20 dengan nilai transaksi Rp 14,66 triliun. Penurunan ini sejalan dengan pelemahan mayoritas pasar saham dunia.
Pelemahan tersebut juga dipicu atas kejatuhan seluruh saham big bank, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Sebaliknya saham penahan IHSG dari kejatuhan datang dari AADI naik 5,96%, AMMN menguat 5,14%, TINS menguat 4,55%, INDY melesat 11,03%, hingga PTBA naik 3,33%.
Baca Juga
Anggarkan Capex US$50 Juta, Indo Tambangraya (ITMG) Incar Produksi 22,9 Juta Ton
Penurunan IHSG juga dipengaruhi kejatuhan mayoritas sektor saham, seperti sektor consumer primer turun 1,23%, sektor kesehatan turun 1,33%, keuangan 0,57%, property 0,85%, teknologi 0,96%, dan consumer non primer 0,39%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor industry 0,95%, energi 0,76%, material dasar 0,85%, infrastruktur 0,42%, dan transportasi 2,41%.
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat sepanjang hari ini, yaitu DPUM menguat 34,62% menjadi Rp 140, SAPX naik 24,43% menjadi Rp 326, ESTI naik 22,84% menjadi Rp 199, KOKA naik 20,22% menjadi Rp 214, dan MSJA menguat 17,74% menjadi Rp 730.
Kemarin, IHSG ditututup melesat 66,77 poin (1,01%) menjadi 6.686 disertai dengan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 398,12 miliar, terbanyak saham BBCA mencapai Rp 269,69 miliar dan BBRI sebanyak Rp 177,12 miliar.
Baca Juga
Inovasi Digital Jadi Mesin Pertumbuhan BNI (BBNI), Transaksi Wondr Capai Rp 958 Triliun
Secara sectoral, penguatan didukung kenaikan mayoritas sektor saham, seperti sektor material dasar 2%, sektor industry 1,22%, sektor energi 1,17%, sektor consumer non primer 1,39%, sektor keuangan 0,79%, infrastruktur 0,83%, transportasi 0,73%, dan property 0,20%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor consumer primer 0,13%, kesehatan 0,59%, dan teknologi 0,34%.
Sejalan dengan penguatan indeks tersebut, sejumlah saham ini catatkan lompatan harga mengesankan, yaitu POLA naik 34,62% menjadi Rp 70, ASPI menguat 25% menjadi Rp 505, dan SHID naik 25% menjadi Rp 850. Meski tak ARA, saham SOHO menguat 20,71% menjadi Rp 1.820 dan PPRI naik 20,71% menjadi Rp 204.
