Dorong Daya Saing Bursa, AEI Harap Demutualisasi BEI Ciptakan Efisiensi Pasar
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Langkah demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) akan sangat menentukan tingkat kepercayaan pasar terhadap pasar modal nasional. Demikian disampaikan Gilman Pradana Nugraha, Direktur Eksekutif Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) saat Focus Group Discussion yang digelar Investortrust.id pada 20 Agustus 2026 di Jakarta.
"Sehingga tujuan awal dari demutualisasi diharapkan akan membentuk efisiensi pasar dan agility bursa, agar mampu bersaing secara regional dan global. Plus diharapkan efisiensi dari pasar modal ini dapat dirasakan oleh seluruh stakeholder," ujarnya.
Gilman menjelaskan bahwa tujuan awal dari kebijakan ini tetap bermuara pada efisiensi pasar dan kelincahan bursa dalam bersaing secara internasional, dengan harapan besar agar seluruh pemangku kepentingan di pasar modal dapat merasakan manfaat efisiensi tersebut secara nyata.
Baca Juga
AEI Sebut Demutualisasi Bursa Jadi Momentum Pulihkan Kepercayaan Pasar Modal
"Pada awal Februari lalu, OJK juga telah meluncurkan delapan rencana aksi reformasi integritas pasar modal dengan memberikan penekanan kuat pada nilai integritas itu sendiri. Langkah tegas tersebut, meskipun harus dibayar mahal menyusul adanya penyesuaian penanganan dan sanksi dari lembaga pemeringkat global, sebaiknya tetap disikapi secara positif sebagai momentum evaluasi diri. Kebijakan demutualisasi kini menjadi momentum peringatan besar berikutnya untuk membenahi dan memperkuat ekosistem bursa demi kebaikan bersama seluruh masyarakat Indonesia," ujarnya.
Lebih lanjut, Gilman menyoroti langkah OJK pada awal Februari lalu yang meluncurkan delapan rencana aksi reformasi integritas pasar modal, dengan penekanan kuat pada aspek integritas. Langkah tegas tersebut, walaupun menjadi sebuah "harga mahal" yang harus dibayar—seperti sanksi atau penurunan status oleh MSCI—sebaiknya disikapi secara positif sebagai pemicu kesadaran bersama.
Ia menambahkan bahwa demutualisasi ini merupakan pemicu kesadaran besar berikutnya sekaligus menjadi momentum penting untuk memastikan pasar modal benar-benar berorientasi pada kesejahteraan rakyat, sejalan dengan perhatian besar Presiden terhadap masyarakat. Gilman berharap proses demutualisasi bursa ini dapat berjalan lancar serta mencapai tujuannya demi kebaikan bersama seluruh pemangku kepentingan.
