Investor Asing Berbalik Net Sell Tipis Rp 29,81 Miliar, Ini Daftar Saham Dilepas
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham Rp 29,81 miliar di seluruh pasar, seiring dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (4/9/2026), sebanyak 31,41 poin (0,47%) menjadi 6.636.
Net sell terbanyak melanda saham ASII senilai Rp 97,57 miliar, GOTO sebanyak Rp 74,61 miliar, ANTM mencapai Rp 53,15 miliar, BBCA sebanyak Rp 50,98 miliar, dan ISAT mencapai Rp 47,86 miliar.
Sebaliknya pembelian bersih (net buy) terbanyak melanda saham berikut, yaitu DSSA sebanyak Rp 196,83 miliar, TINS mencapai Rp 158,76 miliar, CUAN mencapai Rp 73,36 miliar, PTRO sebanyak Rp 51,96 miliar, dan AADI senilai Rp 46,47 miliar.
Baca Juga
Adapun penurunan indeks kali ini berbanding terbalik dengan mayoritas pasar saham Asia yang justru catatkan penguatan. Penurunan indeks tertekan kejatuhan beberapa saham berikut, MDIA, PTSP, CMRY, ASII, INDF, BBCA, PANI, CBDK, dan UNTR, dan beberapa saham lainnya.
Penurunan juga terseret kejatuhan sejumlah sektor saham berikut, seperti sektor konsumer non primer melemah 1,07%, material dasar 0,41%, keuangan 0,40%, kesehatan 0,70%, teknologi 0,76%, infrastruktur 0,30%, transportasi 1,09%, properti 0,01%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor energi 0,22%, sektor industri naik 0,18%, sektor konsumer primer naik 0,19%.
Meski IHSG terjungkal, sejumlah saham berikut justru bukukan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham UANG naik 24,92% menjadi Rp 4.010, RONY naik 24,90% menjadi Rp 1.580, SMMT menguat 24,88% menjadi Rp 2.610, SURE sebanyak 24,71% menjadi Rp 3.280, NATO menguat 24,63% menjadi Rp 1.265, dan AKSI naik 24,62% menjadi Rp 324.
Baca Juga
Capex XLSmart (EXCL) Naik Jadi Rp 20 Triliun, Target 5G Diperluas ke 101 Kota
Kemarin, IHSG ditutup menguat pesat 72,11 poin (1,09%) menjadi 6.667 disertai dengan investor asing catatkan pembelian bersih (net buy) saham mencapai Rp 1,06 triliun, terbanyak BMRI senilai Rp 471,38 miliar dan BBCA mencapai Rp 207,10 miliar.
Lompatan hingga ARA melanda saham VRNA naik 22,78% menjadi Rp 99, saham TRUK sebanyak 25% menjadi Rp 1.075, UANG naik 24,90% menjadi Rp 3.210, NICK naik 24,81% menjadi Rp 2.440, dan FORU menguat 24,81% menjadi Rp 3.220. Kenaikan juga melanda saham GRPH sebanyak 23,96% menjadi Rp 119 dan HOPE naik 22,12% menjadi Rp 276.
