IHSG Berpeluang Pullback Hari Ini, Tiga Saham Dipimpin BULL hingga CUAN Layak Menguat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (3/9/2026), berpeluang pullback mendekati area resistance 6650-6.799. Tiga saham BULL, JARR, dan CUAN direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, IHSG berpotensi mengalami pullback setelah mendekati area resistance. Rentang pergerakan 6.500-6.550 dan resistance 6.650-6.799. Selama IHSG mampu bertahan di atas area support tersebut, struktur bullish jangka pendek masih terjaga dan peluang untuk kembali menguji area resistance tetap terbuka.
Baca Juga
Apindo Ingatkan RUU Ketenagakerjaan Jangan Hambat Target Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pergerakan indeks akan dipengaruhi katalis kenaikan harga komoditas, terutama Brent di atas US$94/barel dan CPO sekitar MYR4.950/ton, yang berpotensi menopang saham sektor energi dan CPO. Di sisi global, pasar juga menanti NFP dan unemployment rate AS pada 4 September, sebagai indikator penting bagi arah kebijakan The Fed dan pergerakan yield US Treasury.
Laju indeks juga akan dipengaruhi penguatan pasar saham Wall Street semalam, seperti Dow Jones naik 0,56%. Kenaikan juga melanda indeks S&P500 sebanyak 0,46% dan Nasdaq menguat 0,45%.
Terkait saham pilihan, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham BULL dengan target harga Rp 496-515, JARR dengan target harga Rp 3.480-3.600, dan CUAN dengan target harga Rp 940-985. Sebaliknya saham HOPE direkomendasikan jual.
Baca Juga
Destry Damayanti, Srikandi BI yang Siap Jaga Stabilitas Ekonomi RI
Kemarin, IHSG berbalik melemah tipis 4,16 poin (0,06%) menjadi 6.595,78 disertai dengan penjualan bersih saham di seluruh pasar Rp 326,60 miliar oleh investor asing. Namun tidak dengan saham bank justru diborong, seperti BBCA senilai Rp 154,48 miliar dan BBRI senilai Rp 149,88 miliar.
Pelamahan ini dipengaruhi atas koreksi mayoritas sektor saham, seperti sektor material dasar anjlok 1349%, industri turun 0,81%, infrastruktur 0,95%, energi 0,63%, dan kesehatan 0,23%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor keuangan, konsumer primer, konsumer non primer, dan teknologi.
Meski IHSG ditutup turun tipis, sejumlah saham ini catatkan penguatan pesat NATO menguat 25% menjadi Rp 975, SAPX naik 25% menjadi Rp 270, PTSP naik 24,67% menjadi Rp 1.415, BELI naik 24,54% menjadi Rp 406, dan BWPT menguat 21,10% menjadi Rp 132.
