Revisi RKAB Jadi Katalis, Saham UNTR Berpeluang Menuju Rp 30.600?
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT United Tractors Tbk (UNTR) terdorong sentiment positif revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sejumlah emiten pertambangan. Kondisi tersebut menjadi salah satu katalis yang dapat menopang kinerja UNTR pada paruh kedua 2026.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang dirilis Rabu (2/9/2026) mempertahankan rekomendasi buy saham UNTR dengan target harga Rp30.600 per saham. Pandangan investasi tiga bulan terhadap saham UNTR juga dinaikkan menjadi Overweight (OW).
Baca Juga
Prospek positif saham UNTR turut didukung membaiknya kinerja operasional. Pada Juli 2026, produksi batu bara PT Pamapersada Nusantara (PAMA), anak usaha UNTR, mencapai 13 juta ton, meningkat 10% dibandingkan bulan sebelumnya.
Pada periode yang sama, penjualan alat berat Komatsu juga meningkat 31% secara bulanan menjadi 399 unit. Hingga Juli 2026, produksi batu bara dan overburden PAMA telah mencapai 65,2 juta ton, atau sekitar 68% dari proyeksi BRI Danareksa Sekuritas untuk sepanjang 2026. Sementara itu, penjualan alat berat Komatsu mencapai 2.393 unit, atau sekitar 59% dari proyeksi tahunan.
Baca Juga
Danantara, VKTR, dan BNBR Resmi Teken Kerjasama Kendaraan Listrik Komersial
BRI Danareksa Sekuritas melihat kinerja PAMA masih memiliki peluang untuk meningkat pada paruh kedua 2026. Salah satu katalisnya berasal dari revisi RKAB yang sejauh ini cenderung meningkatkan kuota produksi dari pengajuan awal perusahaan tambang. Selain itu, kondisi cuaca yang lebih kering secara musiman juga berpotensi mendukung aktivitas produksi.
Untuk tambang batu bara milik UNTR, kuota produksi yang telah disetujui turut memberikan dukungan terhadap volume produksi. Namun, rendahnya permukaan air Sungai Barito masih menjadi risiko bagi distribusi dan penjualan batu bara.
Valuasi Menarik
Dari sisi valuasi, saham UNTR saat ini diperdagangkan sekitar 7,7 kali rasio harga terhadap laba (P/E) untuk 12 bulan ke depan. BRI Danareksa Sekuritas menilai valuasi tersebut masih menarik, terutama dengan posisi kepemilikan investor domestik yang relatif rendah.
Baca Juga
Pendapatan United Tractors (UNTR) Capai Rp 58,3 Triliun pada Semester I-2026, Bagaimana Labanya?
Dengan berbagai katalis tersebut, BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi Buy dan menetapkan target harga saham UNTR di level Rp30.600 per saham.
Meski demikian, terdapat sejumlah risiko yang perlu diperhatikan terhadap prospek UNTR. Risiko tersebut berasal dari penjualan batu bara milik sendiri yang lebih rendah dari perkiraan serta penurunan harga emas.
