Solana Dekati Support US$103, Ada Potensi Rebound ke US$150?
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Harga Solana (SOL) mengalami koreksi dalam jangka pendek, meski aktivitas jaringan, akumulasi oleh investor bermodal besar atau whale, serta arus masuk dana institusional masih menunjukkan peningkatan.
Berdasarkan analisis Ali Charts, harga SOL turun 8,31% sejak 26 Agustus 2026, dari US$110,50 menjadi sekitar US$100,40.
Koreksi harga tersebut terjadi di tengah aktivitas jaringan Solana yang masih tinggi. Data on-chain menunjukkan rata-rata 9,5 juta alamat baru tercatat setiap hari dalam sepekan terakhir.
Peningkatan jumlah alamat baru tersebut menunjukkan aktivitas pengguna di jaringan Solana tetap berlangsung meski harga SOL mengalami penurunan. Kondisi ini menjadi salah satu indikator yang menunjukkan bahwa perkembangan jaringan tidak sepenuhnya mengikuti pergerakan harga token dalam jangka pendek.
Melansir Cointurk, Selasa (1/9/2026) selain aktivitas jaringan, jumlah dompet whale juga meningkat. Dompet yang menyimpan sedikitnya 10.000 SOL bertambah 1,58%, atau terdapat tambahan sekitar 52 akun besar.
Peningkatan tersebut mengindikasikan adanya penambahan kepemilikan SOL oleh pemegang aset dalam jumlah besar. Pada saat yang sama, jumlah SOL yang tersimpan di bursa kripto turun 4,91% dalam sepekan, dengan sekitar 2,6 juta SOL berpindah dari platform perdagangan.
Perpindahan SOL dari bursa dapat mengurangi jumlah aset yang tersedia untuk diperdagangkan. Namun, pergerakan tersebut tidak serta-merta menunjukkan bahwa seluruh aset yang ditarik akan disimpan dalam jangka panjang.
Baca Juga
Ethereum dan Solana Masuk Indeks Baru S&P, Tapi Tidak dengan Bitcoin dan XRP. Ada Apa?
Arus Dana Institusional
Minat investor institusional terhadap Solana juga masih terlihat dari arus dana produk exchange-traded fund (ETF) spot SOL di Amerika Serikat.
Produk ETF spot SOL tercatat membukukan arus masuk bersih selama tujuh pekan berturut-turut. Dalam tujuh hari terakhir, produk tersebut mengakumulasi lebih dari 1,2 juta SOL dengan nilai sekitar US$120 juta.
Arus dana tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya eksposur investor institusional terhadap aset kripto Solana.
Di sisi teknikal, area US$103 menjadi salah satu level support yang perlu diperhatikan. Berdasarkan aktivitas akumulasi sebelumnya, sekitar 39 juta SOL berada di sekitar level tersebut.
Baca Juga
Tokenisasi Aset Melesat 600%, Ethereum dan Solana Diuntungkan
Apabila harga mampu bertahan di atas US$103, area US$123 dan US$132 menjadi level resistance berikutnya. Sekitar 20 juta SOL tercatat berada di masing-masing area tersebut berdasarkan aktivitas pembelian sebelumnya.
Sementara itu, penembusan harga di atas US$132 berpotensi membuka ruang pergerakan menuju US$150. Sebaliknya, kegagalan mempertahankan level US$103 dapat menjadi sinyal bahwa tekanan jual masih berlanjut.
Dengan demikian, perkembangan aktivitas jaringan, pergerakan kepemilikan whale, arus dana institusional, serta kemampuan SOL mempertahankan level support US$103 menjadi sejumlah faktor yang perlu dicermati investor di tengah koreksi harga saat ini.
