Bitcoin dan Ethereum Rebound, Solana XRP dan Dogecoin Masih Lesu di Awal Pekan
Pasar kripto bergerak variatif pada awal pekan ini, Senin (13/5/2024). Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) dua koin kripto papan atas berhasil rebound. Tapi nasib berbeda tak dialami koin lainnya seperti Solana (SOL), XRP, dan Dogecoin (DOGE) yang pada akhir pekan kemarin juga rontok berjamaah.
Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Senin pagi ini pukul 07.00 WIB, kapitalisasi pasar atau market cap kripto global naik 0,64% menjadi US$ 2,26 triliun dalam sehari.
Penguatan market cap didorong oleh BTC yang terpantau naik 1,13% dalam sehari ke posisi US$ 61.478. Namun dalam sepekan BTC masih terpantau turun 4,01%.
Senada ETH juga naik 0,64% dalam sehari ke posisi US$ 2.929. Namun dalam sepekan ETH rontok 6,65%.
Sedangkan SOL, XRP, dan DOGE nampak melemah. SOL turun 1,28% dalam sepekan ke US$ 143, XRP anjlok 1,29% ke US$ 0,49, dan DOGE merosot 1,2% menjadi US$ 0,14 per koin.
Baca Juga
“Paus” Kripto Borong Koin PEPE Rp 89,3 Miliar di Tengah Penurunan Pasar
Top Gainers
1.Core (CORE) naik 11,3% ke US$ 1,76
2.Arweave (AR) naik 5,08% ke US$ 41,94
3.Thorchain (RUNE) naik 4,87% ke US$ 6,10
Top Losers
1.Akash Network (AKT) turun 4,43% ke US$ 5,54
2.Immutable (IMX) turun 4,04% ke US$ 2,19
3.AIOZ Network (AIOZ) turun 3,76% ke US$ 0,77
Baca Juga
Perusahaan Investasi Terkemuka Ini Yakin Solana Mampu Jadi Aset Kripto Terbesar Ketiga
Dikutip dari Coinpedia, Senin (13/5/2024) pedagang kripto Titan of Crypto menyoroti “Golden Cross” Bitcoin baru-baru ini pada grafik harian, yang mengingatkan pada pergerakan harga sebelumnya pada tahun 2024. Golden Cross terjadi ketika rata-rata pergerakan jangka pendek, seperti rata-rata pergerakan 50 hari, melintasi di atas rata-rata pergerakan jangka panjang seperti rata-rata pergerakan 200 hari.
Sinyal ini sering ditafsirkan sebagai indikator bullish untuk kripto. Namun, secara teknis, agar Bitcoin menunjukkan momentum positif yang kuat dalam jangka pendek, ia perlu mengatasi level-level tertentu yang saat ini bertindak sebagai rintangan. Level-level ini termasuk harganya, Tenkan (rata-rata pergerakan jangka pendek), Kijun (rata-rata pergerakan jangka panjang), dan garis atas awan Kumo (area kunci pada grafik yang menunjukkan potensi support atau resistance).
Kendati ada sinyal bullish, harga BTC menghadapi resistensi karena faktor-faktor teknis, terutama posisi lagging span relatif terhadap level-level kritis. Oleh karena itu, harga Bitcoin masih rawan diperdagangkan dalam kisaran US$ 60.900 dan US$ 61.400 untuk beberapa waktu lagi, tetapi di luar itu, penurunan bearish lainnya tampaknya akan segera terjadi.

