Net Buy Melesat Rp 1,37 Triliun, Pemodal Asing Asing Borong DSSA
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 1,37 triliun, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/8/2026), ditutup anjlok 95,98 poin (1,48%) menjadi 6.405.
Net buy terbesar melanda saham DSSA melalui pasar negosiasi senilai Rp 1,40 triliun. Net buh besar lainnya dicatatkan BMRI Rp 257,32 miliar, EXCL senilai Rp 246,55 miliar, MDKA mencapai Rp 119,14 miliar, dan BBCA senilai Rp 80,82 miliar.
Baca Juga
Dana Abadi UI Dekati Rp 1 Triliun, Filantropi Triputra Diabadikan di Makara Art Center
Sebaliknya lima saham dengan net sell terbanyak melanda saham TPIA senilai Rp 200,43 miliar, GOTO mencapai Rp 82,18 miliar, ISAT Rp 58,54 miliar, AMMN senilai Rp 52,05 miliar, dan BBNI senilai Rp 33,68 miliar.
Kejatuhan IHSG hari ini dipicu atas penurunan seluruhk sektor saham, seperti sektor transportasi 4,15%, energi jatuh 2,61%, sektor industri turun 2,38%, konsumer primer 2,42%, properti 2,71%, infrastruktur 2,26%, teknologi 1,77%, material dasar 1,49%, dan keuangan 1,03%.
Meski IHSG ditutup anjlok, lima saham ini catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham TMPO naik 34,76% menjadi Rp 252, NICE naik 25% menjadi Rp 340, SAFE menguat 25% menjadi Rp 615, BIKE naik 24,50% menjadi Rp 620, dan LIFE naik 19,82% menjadi Rp 6.800. Meski tak ARA, JAST naik 21,98% menjadi Rp 111 dan FPNI menguat 20,91% menjadi Rp 665.
Baca Juga
Airlangga Sebut US$ 6,7 Miliar Duit Wisatawan RI Mengalir ke Luar Negeri
Pada Senin (24/8/2026), IHSG ditutup melemah sebanyak 24,02 poin (0,37%) menjadi 6.501 dengan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 350,72 miliar. Net sell terbanyak melanda BBRI senilai Rp 178,02 miliar, BUMI mencapai Rp 105,09 miliar, dan TPIA senilai Rp 89,28 miliar.
Penurunan indeks dipicu atas pelemahan mayoritas saham big cap, seperti BYAN, BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Penurunan juga dipicu pelemahan saham emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN dan TPIA.
