Net Buy Melambung Rp 1,35 Triliun, Pemodal Asing Borong Saham IMPC hingga EMAS
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 1,35 triliundi seluruh pasar, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (11/12/2025), anjlok sebanyak 80,44 poin (0,92%) menjadi 8.620.
Net buy terbesar disumbangkan saham IMPC senilai Rp 1,36 triliun melalui pasar negosiasi. Net buy selanjutnya datang dari saham DEWA Rp 383,58 miliar, PTRO Rp 122,19 miliar, BMRI Rp 118,79 miliar, dan EMAS sebanyak Rp 110,43 miliar.
Sebaliknya net sell melanda saham BBRI Rp 514,86 miliar, BBCA sebanyak Rp 223,07 miliar, BKSL Rp 102,74 miliar, BRPT mencapai Rp 68,25 miliar, dan ANTM sebanyak Rp 65,79 miliar.
Baca Juga
Dapat Guyuran PMN Rp2,5 Triliun, Pelni Bakal Pakai Buat Pengadaan Kapal Baru
Penurunan dipicu atas aksi ambil untung (profit taking) yang berimbas terhadap pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor infrastruktur 4,08%, konsumer non primer 2,34%, teknologi 1,57%, property 1,53% keuangan 0,75%, dan material dasar 0,86%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor energi, industry, dan konsumer primer. Tekanan juga dipicu kejatuhan saham MORA 14,95%, BREN melemah 1,82%, CBDK anjlok 2,02%, dan BREN 1,82%.
Meski IHSG anjlok parah setelah intraday tembus all time high (ATH), saham berikut justru melesat hingga auto reject atas (ARA) CTTH naik 35% menjadi Rp 162, RLCO naik 25% menjadi Rp 440, SOTS naik 25% menjadi Rp 1,075, DOOH naik 25% menjadi Rp 360, SAFE naik 25% menjadi Rp 340, FORU naik 24,88% menjadi Rp 1.255, dan GTBO naik 24,78% menjadi Rp 282.
Meski tak ARA, saham berikut catatkan kenaikan harga signifikan, seperti ASHA menguat 21,92% menjadi Rp 89, INDX naik 20,73% menjadi Rp 198, HOMI menguat 20,56% menjadi Rp 645, dan MTMH naik 20,35% menjadi Rp 1.390.
Baca Juga
Kemarin, IHSG ditutup melesat 43,74 poin (0,51%) menjadi 8.700 dengan nilai transaksi Rp 30,55 triliun. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 43,22 miliar di BEI, sebaliknya saham BUMI justru diborong Rp 539,67 miliar oleh investor asing.
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham berikut realisasikan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu CTTH naik 34,83% menjadi Rp 120 dan KIOS naik 28,30% menjadi Rp 204. ARA juga melanda saham CITY menguat 24,86% menjadi Rp 462, RLCO naik 24,82% menjadi Rp 352, SOTS naik 24,64% menjadi Rp 860, DEPO naik 24,43% menjadi Rp 326, PEGE naik 24,35% menjadi Rp 286, dan MORA dengan penguatan 19,83%.

