Sempat Dibuka Naik, IHSG Berbalik Terjungkal ke Zona Merah di Menit Pertama
JAKARTA, investortrust.id – Indek harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (13/8/2026), sempat dibuka naik 14,38 poin (0,23%) menjadi 6.388. Namun memasuki menit pertama langsung terjungkal ke zona merah dengan penurunan 25 poin.
Kenaikan pembukaan pasar saham ini didukung penguatan sejumlah sektor, seperti energi, material dasar, industry, consumer primer, infrastruktur, property, teknologi, dan keuangan. Sebaliknya consumer non primer dibuka turun tipis.
Baca Juga
Harga Emas Tembus US$ 4.400 Tertinggi 2 Bulan Setelah Inflasi AS Sesuai Ekspektasi
Adapun saham dengan kenaikan harga pesat pagi ini, yaitu saham EKAD melesat 25% menjadi Rp 300, BRNA naik 19,55% menjadi Rp 730, dan LUCI naik 10% menjadi Rp 330. Adapun saham emiten Prajogo Pangestu dibuka turun.
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 105,97 poin (1,69%) menjadi 6.373 disertai dengan investor asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 725,40 miliar. Net buy terbesar dicetak saham BBCA senilai Rp 262,94 miliar, PTRO mencapai Rp 174,87 miliar, dan BREN senilai Rp 138,46 miliar.
Kenaikan indeks kemarin ditopang lompatan harga saham emiten Prajogo Pangestu, yaitu BREN menguat 13,29, CUAN menguat 20,83%, PTRO naik 11,58%, BRPT naik 7,14%, CDIA naik 8,89%, dan TPIA naik 4,35%. Kenaikan juga dditopang lomptan saham ISAT 14,42%, DSSA naik 5,82%, dan DCII naik 5,45%.
Baca Juga
Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham Hari Ini, Ada BRPT hingga BUVA
Penguatan juga didukung lompatan sejumlah sektor saham, seperti sektor infrastruktur 4,74%, sektor energi 3,35%, material dasar 2,34%, sektor teknologi 2,20%, industry 1,01%, consumer primer 1,54%. Sebaliknya penurunan melanda saham transportasi.
Di tengah lompatan tersebut, sejumlah saham ini catatkan kenaikan paling pesat, yaitu EKAD naik 34,83% menjadi Rp 240, DART naik 34,59% menjadi Rp 214, CUAN naik 20,83% menjadi Rp 870, CSMI naik 16,67% menjadi Rp 126, dan DOOH menguat 16,39% menjadi Rp 284.

