IHSG Ditutup Lanjutkan Penguatan, Saham TRUK, CBPE, dan TALF Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (5/8/2026), ditutup menguat sebanyak 31,53 poin (0,50%) menjadi 6.351. Rentang pergerakan 6.316-6.367 dengan nilai transaksi Rp 13,82 triliun.
Penguatan tersebut ditopang kenaikan mayoritas sektor saham, seperti material dasar 2,22%, kesehatan 2,35%, property 1,60%, teknologi 1,34%, kesehatan 1,94%, energi 1,61%, konsumer non primer 1,61%, konsumer primer 1,61%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor keuangan 0,05% dan infrastruktur 0,99%.
Baca Juga
Ekonomi Tumbuh 5,29%, Analis Prediksi IHSG Menuju Level 6.400
Penguatan tersebut juga didukugn lompatan saham big cap, seperti DCII naik 5,88%, EMAS naik 8,03%, ANTM menguat 6,23%, AMMN 3,27%, CMRY menguat 3,49%. Kenaikan juga ditopang penguatan harga saham grup Bakrie, seperti BUMI, BNBR, DEWA, BIPI, VKTR hingga JGLE.
Di tengah penguatan tersebut, beberapa saham berikut torehkan lompatan harga, yaitu SLIS naik 25,40% menjadi Rp 79. Auto reject atas (ARA) melanda saham TRUK naik 25% menjadi Rp 675, CBPE naik 25% menjadi Rp 440, TALF naik 24,87% menjadi Rp 1.205, dan VKTR naik 20,27% menjadi Rp 890.
Baca Juga
Target Harga Saham Midi Utama (MIDI) Dipangkas, Intip Alasan Ini
Kemarin, IHSG ditutup melambung sebanyak 85,11 poin (1,37%) ke 6.319 disertai dengan investor asing akhirnya berbalik mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 623,48 miliar. Net buy terbanyak disumbangkan saham BBCA senilai Rp 404,43 miliar, BMRI mencapai Rp 129,87 miliar, dan BBRI senilai Rp 116,06 miliar.
Sedangkan saham dengan kenaikan harga paling pesat sepanjang hari ini, yaitu dua saham auto reject atas (ARA) ENZO menguat 34,85% menjadi Rp 89 dan PRDL naik 25% menjadi Rp 330. Meski tak ARA, saham PADA menguat 26,85% menjadi Rp 189, HDFA naik 24,44% menjadi Rp 112, MBTO naik 22,31% menjadi Rp 148.
