IHSG Dilanda Profit Taking, Sebaliknya TALF Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (12/1/2023), ditutup melemah 31,19 poin (0,44%) menjadi 7.049,06. IHSG bergerak dalam rentang 7.022,76-7.083,86.
Baca Juga
Pupuk Indonesia Beberkan Agenda Besar Penggunaan Energi Hijau
Pelemahan indeks dipicu penurunan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor material dasar anjlok 3,15%, sektor kesehatan, sektor konsumer primer 1,46%, dan sektor konsumer non primer 1,21%.
Sebaliknya penguatan melandea saham sektor industry 1,12%, sektor teknologi 1,01%, dan saham sektor properti 0,27%.
Meski IHSG melemah, saham PT Tunas Alfin Tbk (TALF) berhasil menguat hingga auto reject atas (ARA) setelah naik Rp 94 (24,61%) menjadi Rp 476. Penguatan juga melanda saham PT Vastland Indonesia Tbk (VAST) senilai Rp 10 (15,15%) menjadi Rp 76, PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) naik Rp 150 (15%) menjadi Rp 1.150, dan PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) menguat Rp 30 (8,98%) menjadi Rp 364.
Baca Juga
Carmelita Hartoto Jadi Komisaris PT Maharaksa Biru Energi (OASA)
Sebaliknya penurunan melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Galva Technologies Tbk (GLVA), PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ), PT Puri Global Sukses Tbk (PURI), PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN).

