Harga Minyak Diprediksi Lebih Rendah, Begini Dampaknya bagi Saham Medco (MEDC)
JAKARTA, investrtrust.id – Asumsi harga minyak diprediksi lebih rendah dari perkiraan semula tahun 2024 yang bisa memicu tingkat keuntungan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) lebih rendah dari perkiraan semula.
Ciptadana Sekuritas Asia memperkirakan rata-rata harga minyak dunia tahun ini berkisar US$ 82-84 per barel tahun 2023-2024, dibandingkan perkiraan semula sekitar US$ 85-90 per barel. Penurunan target mempertimbangkan berlanjutnya pelemahan ekonomi global dan ekonomi China.
Baca Juga
Medco (MEDC) Terbitkan Obligasi Rp 1,5 Triliun, Tawarkan Kupon 7,35% - 8,50%
Asumsi harga minyak tersebut juga mempertimbangkan rata-rata harga minyak Brent berada di level US$ 82,2 per barel. Sedangkan harga rata-rata harga sejauh ini berada di level US$ 79 per barel.
Terkait dampak positif akuisisi 20% hak partisipasi di blok Oman, dia mengatakan, bakal mendorong peningkatan produksi migas perseroan sekitar 4% dan meningkatkan cadangan migas perseroan ke depan.
Baca Juga
Saham Medco (MEDC) Tetap Pilihan Teratas, Begini Pertimbangannya
Sedangkan revisi PSC blok Korridor, dia mengatakan, bakal berimbas terhadap peningkatan profitabilitas. Revisi ini sangat dibutuhkan karena perseroan harus investasi besar untuk pengeboran baru guna mempertahankan produksi migas dari blok tersebut dalam jangka panjang.
Penurunan perkiraan rata-rata harga minyak dan peluang penurunan produksi dari blok Corridor mendorong Ciptadana Sekuritas merevisi turun target saham MEDC dari Rp 2.100 menjadi Rp 1.850. Meski demikian, saham MEDC tetap dipertahankan beli dengan potensi cuan masih lebih dari 50%.
Estimasi Kinerja Keuangan MEDC

