Saham Medco (MEDC) Tetap Pilihan Teratas, Begini Pertimbangannya
JAKARTA, investortrust.id – PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) ditetapkan sebagai saham pilihan teratas untuk emiten sektor minyak dan gas (migas). Hal ini didukung ekspektasi peningkatan volume produksi perseroan.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakarta belum lama ini mematok target harga saham MEDC Rp 1.900 dengan rekomendasi dipertahankan beli. Target harga tersebut mempertimbangkan proyeksi peningkatan volume produksi setelah mengakuisisi blok baru.
Baca Juga
Medco, sebut BRI Danareksa Sekuritas, bakal ditopang atas proyeksi pertumbuhan kinerja keuangan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) tahun ini. Perseroan juga bakal didukung proyeksi kenaikan harga jual gas dari blok Corridor tahun ini.
BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan produksi perseroan akan melonjak menjadi 166 mboepd tahun ini, dibandingkan perkiraan tahun lalu sebanyak 160 mboepd. Peningkatan tersebut ditopang atas akuisi blok Iman tahu ini.
“Kami memperkirakan blok tersebut akan mulai berkontribusi terhadap kinerja keuangan perseoran mulai kuartal I tahun ini. Bahkan, blok tersebut berpotensi megnerek kenaikan laba bersih perseroan sebanyak 19% tahun ini,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, belum lama ini.
Baca Juga
Terkait harga minyak global tahun ini, BRI Danreksa Sekuritas menyebutkan, diperkirakan berada di atas US$ 70 per barel. Sedangkan kondisi geopolitik menjadia pemberat utama harga minyak tahun ini, jika Arab Saudi membanjiri minyak di pasar dengan upaya menjadi pengendali.
“Kami memperkirakan harga minyak dunia akan berada di atas US$ 70 per barel, bahkan kami memperkirakan berada dalam level US$ 78 per barel,” terangnya.

