IHSG Ditutup Melambung 1,37%, Saham Big Cap Jadi Penopang
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (4/8/2026), ditutup menguat 85,11 poin (1,37%) ke atas 6.300, tepatnya 6.319. Rentang pergerakan 6.234-6.319 dengan nilai transaksi Rp 11,83 triliun.
Penguatan tersebut didukung kenaikan mayoritas sektor saham, seperti sektor property 2,72%, material dasar 2,17%, energi 1,04%, keuangan 1,03%, infrastruktur 1,03%, transprotasi 1,59%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor teknologi dan konsumer primer.
Baca Juga
RI-Thailand Siap Gelar Latihan Bersama untuk Perkuat Patroli Selat Malaka
Kenaikan juga ditopang penguatan sejumlah saham big cap, seperti BBCA naik 3,17%, BBRI menguat 1,32%, BMRI naik 2,16%, dan BBNI menguat 3,98%. Kenaikan juga ditopang penguatan saham ADMR sebanyak 7%, INDY sebanyak 7,69%, ARTO sebanyak 9,13%.
Sedangkan saham dengan kenaikan harga paling pesat sepanjang hari ini, yaitu dua saham auto reject atas (ARA) ENZO menguat 34,85% menjadi Rp 89 dan PRDL naik 25% menjadi Rp 330. Meski tak ARA, saham PADA menguat 26,85% menjadi Rp 189, HDFA naik 24,44% menjadi Rp 112, MBTO naik 22,31% menjadi Rp 148.
Kemarin, IHSG ditutup turun tipis 1,63 poin (0,03%) menjadi 6.2234 dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 708 miliar, terbanyak saham TPIA senilai Rp 191,93 miliar danAMMN Rp 91,13 miliar.
Baca Juga
Purbaya Sebut Tak ada Lagi Perdebatan soal Penempatan Uang Negara di Himbara dengan BI
Berdasarkan data seluruh saham emiten Prajogo mengalami pelemahan sepanjang hari ini, seperti BREN, TPIA, BRPT, CUAN, hingga PTRO. Penurunan juga dipicu pelemahan saham big bank, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI.
Meski demikian sejumlah saham berikut masih berhasil catatkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham JKON naik 34,85% menjadi Rp 89, MITI naik 34,57% menjadi Rp 218, dan TMPO naik 34,51% menjadi Rp 152. ARA juga melanda saham KDTN naik 25% menjadi Rp 470, saham TRUK dengan kenaikan 25% menjadi Rp 540, JELI naik 24,60% menjadi Rp 785, BAJA naik 24,59% menjadi Rp 304.
