IHSG Dibuka Rebound 1,25%, Saham Big Cap Ini Jadi Penopang
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/4/2026), dibuka rebound dengan kenaikan 90 poin (1,25%) menjadi 7.216. Penguatan ditopang kenaikan mayoritas sektor saham.
Kenaikan tertinggi dicatatkan saham material dasar, consumer primer, teknologi, infrastruktur, keuangan, energi, consumer non primer, hingga transportasi.
Baca Juga
IHSG Pekan Ini: Proyeksi Sideways di 7.050–7.250 dan Rekomendasi Saham HRTA-ADMR
Kenaikan tersebut didukung rebound sejumlah saham big cap, seperti TPIA, RATU, PANI, EMAS, MLPT, AMMN, WIFI, BRPT, hingga MORA.
Sedangkan saham dengan kenaikan harga tertinggi, yaitu saham ESIP naik 17,05% menjadi Rp 103, LAND naik 14,77% menjadi Rp 101, PSDN naik 11,56% menjadi Rp 222.
Baca Juga
Daftar Emiten Cum Dividen 27 April, ITMG hingga AUTO Akan Tebar Dividen Jumbo
Akhir pekan lalu, IHSG ditutup melemah -3,38% menuju level 7,129 dengan net foreign sell sebesar Rp 3,02T. Pelemahan ini didorong oleh kekhawatiran pasar terkait kondisi mata uang rupiah yang sempat menyentuh level Rp 17.300/USD. Disamping itu,terdapat rebalancing yang menegaskan bahwa penentuan indeks BEI kini tidak lagi semata berbasis kapitalisasi pasar, melainkan lebih menitikberatkan pada likuiditas, free float, dan kualitas distribusi kepemilikan saham.
Meski IHSG anjlok, sejumlah saham masih berhasil torehkan lompatan harga, seperti auto reject atas (ARA) melanda saham PSDN melesat 34,46% menjadi Rp 199, BRNA naik 24,41% menjadi Rp 790, dan BNBA naik 24,46% menjadi Rp 865. Kenaikan pesat juga melanda saham CTTH sebanyak 23,85% menjadi Rp 161 dan SMMT menguat 13,02% menjadi Rp 2.170.

